Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat hadiri Docking Project R-1000 PT DPL, di Slipway 2 Line 10 & Edu Center JL Raya Daendels Km 63 Paciran Lamongan, Jumat (5/8/2022).

LAMONGAN | duta.co – Setelah 16 tahun berdiri, tepatnya sejak 2007, kini PT Dok Pantai Lamongan (DPL) sudah docking ke-1000 kapal. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memantau secara langsung Docking Project R-1000 yang diselenggarakan PT DPL, di Slipway 2 Line 10 & Edu Center JL Raya Daendels Km 63 Paciran Lamongan, Jumat (5/8/2022).

Docking Project R-1000 merupakan proyek perbaikan kapal yang ke -1000 yang dilakukan oleh PT DPL. PT DPL sendiri merupakan industri galangan kapal dibidang pelayanan konstruksi/servis  kapal, modifikasi maupun pembuatan kapal baru di Kabupaten Lamongan.

Pada kesempatan itu Bupati Yuhronur Efendi didampingi perwakilan manajemen PT DPL, Zacharia Santoso dan Perwakilan PT Meratus Line, Abdul Hamdan. Mereka berkeliling dan melihat secara langsung proses konstruksi kapal di PT DPL.

Ia menyampaikan, pada hari ini (kemarin), PT DPL berhasil menaikkan kapal untuk yang ke 1000. Kapal yang mendapat project number 1000 ini, tuturnya, merupakan kapal MV Meratus Kampar, miliki PT Meratus Line. “Ini sudah sesuai dengan tandatangan kontrak perbaikan kapal yang masuk sistem di PT DPL,” katanya.

Yuhronur tampak puas atas sukses ini. Menurutnya, ini sebuah pencapaian yang belum pernah terbayangkan sebelumnya. “Sejak didirikan pada tahun 2006 dan empat tahun kemudian pada tahun 2010 kapal pertama berhasil dinaikkan dan pada tahun 2022 berhasil mencapai project yang ke 1000,” ucapnya.

Sebagai perusahaan yang telah tumbuh selama 16 tahun di kawasan Pantura Lamongan, bupati berharap, PT DPL semakin maju dan berkembang. “Bangga sekali saya menjadi bagian dalam peluncuran docking kapal ke 1000. Semoga kedepan terus berkembang menjadi lebih baik lagi. Saya berharap docking yang ke 10.000 masih dapat menyaksikannya. Artinya apa, harus ada kecepatan lagi dalam mengembangkan,” ucapnya.

Sementara, perwakilan manajemen PT DPL, Zacharia Santoso mengungkapkan, PT DPL yang telah berdiri sejak 2006 lalu, selalu berpartisipasi dalam perkembangan industri maritim di Jatim terkhusus di Lamongan. “Dimana Docking kapal yang ke 1000 ini menjadikan PT DPL tidak hanya sebagai pilihan galangan utama, tetapi juga sebagai galangan dengan kapasitas docking terbesar di Indonesia Timur,” ungkapnya. (dam)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry