Mukharrom Hadi Kusumo, SH. MH, sebagai Sekretaris YLPK Jawa Timur serta Advokat Profesional.

SURABAYA | duta.co – Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Jawa Timur (YLPK Jatim) menyikapi beredarnya isu di media sosial yang menyebut bahwa asbes berbahaya dan dapat menyebabkan penyakit asbestosis atau pengerasan jaringan paru-paru.

‎Sekretaris YLPK Jatim, Mukharrom Hadi Kusumo, menegaskan bahwa isu tersebut kontraproduktif dengan fakta yang sebenarnya. Menurutnya, informasi tersebut berpotensi menyesatkan masyarakat karena tidak disertai data yang benar, jelas, dan jujur.

‎Ia menjelaskan, berdasarkan Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, kebenaran suatu informasi dapat diuji dan dipertanggungjawabkan secara hukum. Putusan tersebut menjadi salah satu rujukan penting dalam menilai validitas isu yang beredar di ruang publik.

‎“Secara faktual dan ilmiah, YLPK Jatim telah membuktikan bahwa asbes aman digunakan sebagai atap rumah dan tidak menimbulkan penyakit asbestosis sebagaimana yang selama ini diberitakan,” ujarnya, pada Senin (5/1/2026).

‎Mukharrom juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah bingung atau ragu dalam menyikapi framing isu yang beredar di media sosial. Menurutnya, konsumen perlu bersikap kritis dan menerima informasi secara berimbang dari berbagai pihak, baik yang pro maupun kontra, dengan mengedepankan data faktual dan ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.

‎“Informasi yang benar, jelas, dan jujur harus didasarkan pada putusan pengadilan, hasil penelitian, serta pembuktian ilmiah,” imbuhnya.

‎Ia juga mengungkapkan, YLPK Jatim telah melakukan penelitian terhadap 100 responden serta pembuktian ilmiah melalui eksperimen pengambilan sampel udara di ruang tertutup dan terbuka. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kota Surabaya pada 7–8 Desember 2024 dan dilanjutkan dengan eksperimen lanjutan pada 26 Februari 2025.

‎Dengan adanya penelitian dan eksperimen tersebut, YLPK Jatim berharap framing isu yang dinilai menyesatkan tidak lagi menimbulkan kebingungan, ketakutan, maupun keraguan di tengah masyarakat konsumen pengguna atap asbes gelombang. (rud)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry