
SURABAYA | duta.co — Tangis seorang ibu di tenda pengungsian masih terdengar lirih ketika bencana banjir besar melanda sejumlah wilayah di Sumatera dalam beberapa pekan terakhir. Rumah-rumah hanyut, akses makanan terbatas, dan anak-anak terpaksa tidur di lantai beralaskan terpal.
Di tengah kepungan kesulitan itu, uluran tangan datang dari berbagai penjuru, termasuk dari Yayasan Wings Peduli yang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama.
Melihat ribuan warga yang harus mengungsi dan kehilangan kebutuhan dasar, Yayasan Wings Peduli menyalurkan 500 karton bantuan kebutuhan pokok berisi sabun, sampo, popok bayi, pembalut, susu anak, minyak goreng, hingga produk kebersihan pakaian dan sanitasi. Bagi para pengungsi, barang-barang ini bukan sekadar produk, tetapi penopang martabat dan kenyamanan di tengah masa sulit.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban, terutama untuk menjaga higienitas dan kenyamanan selama masa pemulihan,” ujar perwakilan Yayasan Wings Peduli saat prosesi serah terima bantuan, Rabu (3/12/2025) di Kantor BPBD Jawa Timur.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto, S.E., M.PSDM, yang mengapresiasi langkah cepat dan ketulusan pihak Wings.
Gatot menuturkan, bahwa kondisi di lapangan sangat memprihatinkan. Infrastruktur yang rusak membuat mobilitas pengiriman bantuan terhambat. Di sisi lain, masyarakat sangat membutuhkan pasokan makanan, sanitasi, serta kebutuhan khusus perempuan dan anak.
“Terima kasih untuk Wings Peduli. Barang-barang ini akan segera kita kirimkan ke lokasi bencana. Banyak daerah yang belum terjangkau, dan bantuan ini sangat berarti bagi mereka,” kata Gatot.
Ia menambahkan, bahwa relawan-relawan di lapangan sudah bersiaga untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sampai ke titik-titik terdampak yang sulit dijangkau.
Perwakilan Wings Peduli menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk dukungan terhadap gerakan penanganan bencana yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Kami mengucapkan terima kasih atas inisiasi Pemprov Jatim, khususnya Ibu Gubernur. Melihat tiga provinsi di Sumatera terdampak cukup masif, kami merasa terpanggil untuk terlibat langsung,” ungkapnya.
Ia menegaskan, bahwa donasi senilai lebih dari Rp100 juta ini merupakan wujud solidaritas masyarakat Jawa Timur kepada saudara-saudaranya di Sumatera yang tengah berjuang bangkit.
Di lokasi pengungsian, sabun untuk mandi, popok bayi, minyak goreng, atau sekotak susu dapat menjadi penguat semangat para pengungsi yang bertahan di tengah ketidakpastian. Setiap dus bantuan yang dikirimkan membawa harapan bahwa mereka tidak sendirian.
Melalui program sosial dan kemanusiaannya, Yayasan Wings Peduli berkomitmen untuk terus hadir bagi masyarakat yang membutuhkan. Mereka juga akan memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak agar dampak yang dihasilkan semakin besar dan berkelanjutan. (gal)






































