Tim medis bersama Yayasan Wings Peduli melaksanakan operasi bibir sumbing dan celah langit-langit gratis bagi 20 balita dari keluarga kurang mampu di RS Premier Surabaya sebagai bagian dari program CSR kesehatan tahun 2026.

SURABAYA | duta.co – Yayasan Wings Peduli kembali menghadirkan program operasi gratis bagi anak penyandang bibir sumbing dan celah langit-langit mulut dari keluarga kurang mampu. Program sosial di bidang kesehatan ini merupakan bagian dari komitmen Wings Group melalui gerakan #WingsPeduliKesehatan.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) penanggulangan craniofacial antara Yayasan Wings Peduli, Yayasan Surabaya CLP Center, RS Premier Surabaya, serta tim medis ahli yang tergabung dalam Yayasan CLP Center.

Penandatanganan kerja sama berlangsung pada 24 Juni 2026 di Kantor Wings Group Surabaya, sementara tindakan operasi perdana dilaksanakan pada 26 Juni 2026 di RS Premier Surabaya.

Sebanyak 20 balita dari berbagai daerah dijadwalkan menjalani operasi. Usia pasien berkisar antara dua bulan hingga tiga tahun, yang merupakan masa penting dalam proses tumbuh kembang anak.

Bibir sumbing dan celah langit-langit merupakan kelainan bawaan yang tidak hanya memengaruhi penampilan, tetapi juga kemampuan makan, berbicara, pendengaran, hingga kepercayaan diri anak di masa mendatang. Karena itu, penanganan sejak dini dinilai sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

Yayasan Wings Peduli menggelar operasi bibir sumbing dan celah langit-langit gratis bagi 20 balita dari keluarga kurang mampu di Surabaya.

Ketua Yayasan Wings Peduli, Luciana Tanoyo, mengatakan program ini menjadi bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap kesehatan generasi penerus bangsa.
“Kami percaya setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat dan meraih masa depan yang lebih baik. Melalui program operasi bibir sumbing dan celah langit-langit ini, kami berharap dapat membantu anak-anak Indonesia memperoleh kualitas hidup yang lebih baik sekaligus meringankan beban keluarga mereka,” ujarnya Jumat,(26/6/2026).

Selain operasi gratis, program ini juga meliputi pemeriksaan kesehatan, pendampingan medis, serta edukasi kepada orang tua mengenai perawatan pascaoperasi agar proses pemulihan anak berjalan optimal.

Program craniofacial Yayasan Wings Peduli telah berjalan sejak 2008 dan telah membantu lebih dari 200 anak penyandang bibir sumbing dan celah langit-langit mulut mendapatkan layanan operasi yang sebelumnya sulit diakses karena keterbatasan ekonomi.

Melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), Wings Group terus berkontribusi di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kemanusiaan.

Program operasi bibir sumbing ini menjadi salah satu wujud nyata filosofi perusahaan bahwa “the good things in life should be accessible for all”, yakni semua hal baik harus dapat diakses oleh semua orang.(gal)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry