BUKA MINI MARKET : Ketua Yarsis, Mohammad Nuh menemani anak-anak yatim berbelanja di Yarsis Mart, di komplek RSI Surabaya Jemursari, Senin (31/12). DUTA/endang

SURABAYA | duta.co – Pasien, keluarga pasien atau pengunjung RSI Surabaya Jemursari kini tidak perlu jauh-jauh hanya untuk membeli sikat gigi.

Karena di komplek rumah sakit kini sudah dilengkapi mini market yang bisa dimanfaatkan pengunjung.

Yarsis Mart, berada di bagian utara RSI Surabaya Jemursari dengan berbagai macam produk barang.

Barang- barang tersebut dipasok dari PT Trans Ritel Indonesia selaku pengelola jaringan ritel Carrefour dan Trans Mart.

Tidak hanya bagi pengunjung, Yarsis Mart ini juga bisa dimanfaatkan karyawan yang berada di bawah Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis).

“Boleh kasbon dan dapat diskon lima persen,” ujar Ketua Yarsis, Mohammad Nuh di sela pembukaan Yarsis Mart, Senin (31/12).

Namun yang terpenting dari semua itu, Yarsis Mart adalah tempat belajar bagi mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa).

“Ini laboratorium bagi mahasiswa Unusa. Bisa belajar di sini tidak perlu jauh-jauh,” tandas Nuh.

Seperti diketahui, Unusa memiliki Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB). Mahasiswa fakultas ini membutuhkan sarana belajar secara nyata agar tidak hanya mengetahui teori namun juga praktik.

Tidak hanya itu, Unusa juga berkomitmen untuk mencetak entrepreneur atau wirausaha sehingga adanya Yarsis Mart ini benar-benar bisa membantu untuk terjun secara langsung ke lapangan.

“Di sini siapapun yang memiliki usaha sampingan bisa dititipkan. Kami mencetak wirausahawan baru dengan adanya Yarsis Mart ini,” tukas Nuh.

Yarsis Mart di RSI Surabaya Jemursari adalah yang kedua yang dimiliki Yarsis, setelah sebelumnya membuka di RSI Surabaya Ahmad Yani. end

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.