Gambar atas asli, gambar bawah editan. (FT/IST)

SURABAYA | duta.co – Tak lama, begitu geger video ‘Selamat Natal’ Kiai Ma’ruf menggunakan topi sinterklas, polisi langsung bergerak. Video itu jelas editan alias ‘mutilasi’ dari video yang ada. Karena dalam video aslinya, Kiai Ma’ruf mengucapkan ‘Selamat Natal’ dengan memakai jas, sorban dan kopiah hitam.

“Dunia politik kita sangat memprihatinkan. Itulah sebabnya, kita sangat was-was ketika menyaksikan kiai ikut-ikutan masuk ranah politik praktis. Beliau itu mantan Rais Aam PBNU, gegara masuk politik, akhirnya dilecehkan begitu saja. Sungguh memprihatinkan,” tegas Ketua Barisan Kiai dan Santri Nahdliyin (BKSN), H Agus Solachul A’am Wahib kepada duta.co, Kamis (27/12/2018).

Untungnya, lanjut putra Menteri Agama RI ke-8 KH Wahib Wahab Chasbullah ini, polisi berhasil mengamankan pria berinisial S (31) yang diduga melakukan ‘mutilasi’ video itu. Kini lelaki itu ditangani Polda Aceh. “Politik hoax harus disudahi,” jelasnya.

Ketua Barisan Kiai dan Santri Nahdliyin (BKSN), H Agus Solachul A’am Wahib

Untuk diketahui, beredar video Kiai Ma’ruf Amin mengenakan kostum sinterklas saat mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru. Video Kiai Ma’ruf berbaju sinterklas itu disebarkan melalui WhatsApp dan media sosial.

Video itu merupakan hasil editan dari video Ma’ruf Amin saat mengucapkan selamat Natal yang juga sempat beredar di media sosial. Namun dalam video aslinya, Kiai Ma’ruf mengenakan baju khasnya, kemeja putih dipadukan jas hitam, serban putih dan peci hitam.

Polisi menuturkan S diduga sebagai orang yang mengupload video tersebut. Saat ini S masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Lhokseumawe.

Masih menurut Gus A’am, video asli KH Ma’ruf memang mengejutkan. Bagi warganet yang muslim, ini merupakan barang baru. Karena, selama ini yang mereka ketahui, Kiai Ma’ruf pernah menyarankan untuk tidak mengucapkan ‘Selamat Natal’.

Seperti diwartakan tempo.co, Majelis Ulama Indonesia telah menyarankan umat Islam tidak mengucapkan selamat Natal kepada pemeluk agama Nasrani.  “Itu jadi perdebatan, sebaiknya enggak usah sajalah,” kata Ketua MUI Bidang Fatwa Ma’ruf Amin di Jakarta, Rabu, 19 Desember 2012. https://pilpres.tempo.co/read/1115995/menolak-ucapan-selamat-natal-ini-lima-kontroversi-maruf-amin?page_num=5 (net,mky)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.