
SURABAYA | duta.co – PT XLSmart memastikan semua daerah di Jawa Timur sudah tercover jaringan XL Ultra 5G+. Kepastian itu sering diluncurkannya jaringan super cepat, Ultra5G+ oleh XLSmart, Jumat (30/1/2026) di Surabaya.
Sebelum diluncurkan, XLSmart sudah melakukan ujicoba jaringan Ultra5G+ ini di beberapa kota di Jatim. Dan hasilnya memuaskan berbagai pihak.
Regional Group Head XLSmart East Region, Dodik Ariyanto mengatakan sebelum diperkenalkan, jaringan ini memang sudah diujicobakan di beberapa daerah di Jatim dan Indonesia. “Hasilnya bisa terlihat sebelum dilaunching. Dan dengan Ultra 5G + ini tidak ada area yang blank spot,” ujarnya.
Selain itu, Dodik mengatakan pihaknya sudah melakukan survei terkait penggunaan jaringan 5G pada masyarakat.
“Dari hasil survei itu, 4-5 dari 10 orang pengguna, gadgetnya sudah 5G. Ini menjadi sebuah peluang besar bahwa pelanggan memang menginginkan ada sebuah teknologi internet dengan kecepatan tinggi,. Artinya ini menjadi sebuah peluang besar, ” jelasnya.
Presiden Direktur & CEO XLSmart, Rajeev Sethi mengatakan XL Ultra 5G+ ini blanket coverage ini maka semua area di kota-kota dan kabupaten tersebut akan full ter-cover oleh layanan XL Ultra 5G+.
” XLSmart merupakan penyedia jaringan pertama yang menghadirkan layanan 5G secara merata disemua area yang terjangkau,” katanya.
Rajeev menambahkan, penyediaan jaringan dan layanan 5G secara blanket ini merupakan wujud komitmen XLSmart untuk Bersama, Melaju Tanpa Batas, memberikan kemudahan, kenyamanan, dan pengalaman terbaik bagi pelanggan dan juga masyarakat di Indonesia.
Direktur & Chief Technology Officer XLSMART, Shurish Subbramaniam mengatakan, jaringan 5G XLSmart dibangun menggunakan teknologi dedicated spectrum untuk menjaga kualitas koneksi.
“Ke depannya, kami akan terus memperluas cakupan dan meningkatkan kualitas jaringan 5G seiring dengan kesiapan ekosistem perangkat, regulasi, dan kebutuhan pelanggan,” katanya.
Shurish menambahkan, selain meningkatkan pengalaman pelanggan ritel, termasuk pelanggan XL, AXIS dan Smartfren, jaringan 5G XLSmart juga dirancang untuk mendukung kebutuhan sektor industri dan enterprise.
Dengan karakteristik latensi yang lebih rendah dan kapasitas jaringan yang lebih besar, 5G membuka peluang pengembangan berbagai solusi digital seperti smart city, otomasi industri, layanan berbasis sensor, serta penguatan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif. Pengembangan XL Ultra 5G+ ini juga didukung oleh mitra teknologi global, Huawei dan ZTE.
Layanan XL Ultra 5G+ dapat dinikmati tanpa perlu mengganti kartu SIM pada seluruh perangkat yang telah mendukung teknologi 5G, termasuk berbagai merek smartphone populer.
Jaringan 5G bisa tetap dinikmati pelanggan tanpa harus membeli paket khusus 5G, namun bila pelanggan ingin merasakan ”the real” 5G, maka pelanggan XL Prabayar cukup membeli paket XL Ultra 5G+ melalui aplikasi myXL, dengan pilihan kuota mulai dari 150 GB hingga 500 GB.
Seluruh paket menawarkan kecepatan hingga 500 Mbps, gratis roaming di 9 negara, serta akses berlangganan Vidio Platinum dan juga Disney+. Khusus pelanggan XL PRIORITAS, pelanggan bisa menikmati pengalaman Ultra 5G+ tanpa batasan kuota (unlimited) hanya dengan Rp 200.000/bulan.
Paket telah tersedia sejak 17 Desember 2025 dan akan otomatis terhubung ke jaringan 5G saat pelanggan berada di area terjangkau. Untuk informasi lebih lengkap pelanggan bisa mengakses melalui website www.xl.co.id.
Sebagai bagian dari rangkaian peluncuran XL Ultra 5G+, XL menghadirkan portal 5G yang dapat diakses publik selama periode kampanye. Fasilitas ini memungkinkan masyarakat merasakan langsung keunggulan jaringan 5G melalui pengalaman interaktif, seperti koneksi real-time lintas kota, permainan berbasis 5G, konten hiburan, serta berbagai aktivitas digital berlatensi rendah. Portal ini akan dihadirkan secara bertahap di kota-kota utama yang telah terjangkau jaringan XL Ultra 5G+.
Saat ini jaringan XLSmart diperkuat dengan lebih dari 209 ribu BTS, dengan mayoritas BTS 4G serta sejumlah BTS 5G, serta jaringan tulang punggung fiber optik yang tersebar dan membentang di berbagai wilayah dan kepulauan di Indonesia yang melayani lebih dari 79,6 juta pelanggan. ril/lis





































