Mahasiswa BBK 7 Unair bersama siswa dan guru TK Dharma Wanita Gulomantung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. DUTA/ist

GRESIK | duta.co – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 Universitas Airlangga  melakukan pengajaran di TK Dharma Wanita Persatuan, Desa Gulomantung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jumat (9/1/2025).

Kegiatan yang bertema “Kenali Diriku dan Perasaanku” itu bertujuan untuk mengenalkan emosi dasar kepada anak TK melalui tontonan edukatif dan aktivitas interaktif.

Delapan mahasiswa BBK 7 di desa itu mengajak siswa TK untuk mengenal perasaannya, mengenal emosi mereka  saat itu.

Siswa TK Dharma Wanita sedang asyik belajar bersama kakak mahasiswa BBK 7 Unair. DUTA/ist

Perasaan atau emosi itu mereka tuangkan dalam gambar untuk diwarnai dengan warna berbeda. Warna pink untuk perasaan senang, biru untuk sedih, merah simbol marah dan hijau untuk simbol mengantuk.

Para siswa nampak antusias mengungkapkan perasaannya dengan mewarnai gambar  dengan warna yang sesuai dengan perasaannya. Dan para siswa lebih banyak memilih warna pink sebagai simbol rasa senangnya di hari itu.

Cara ini ternyata efektif untuk mengajak siswa lebih berani untuk mengutarakan perasaannya di saat itu.

Kegiatan ini sebagai bagian dari program kerja bidang pendidikan yang mengangkat tema  sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4, yaitu Quality Education (Pendidikan Berkualitas).

Kegiatan belajar ini sebagai salah satu program kerja mahasiswa BBK 7 Unair untuk mewujudkan SDG’s 4. DUTA/ist

Ketua KKB7, Hapsari Azzahra Widyarini mengatakan program ini sejalan dengan tujuan SDGs 4 yang menekankan pentingnya akses pendidikan yang inklusif, adil dan berkualitas sejak usia dini. “Termasuk pembangunan emosional dan sosial anak sebagai fondasi pembelajaran sepanjang hayat,” ujarnya.

Are dan Dani selaku penagnggung jawab program kerja jni mengungkapkan alasan di balik program ini. “Untuk membantu anak mengenali, memahami dan mengekspresikan emosi secara positif sehingga meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan sosial anak,” ujarnya.

Kegiatan pengajaran ini dilakukan melalui media audio visual (pemutaran video edukasi dari youtube), diskusi sederhana dan tanya jawab, simulasi ekspresi emosi, dan pembelajaran sambil bermain.

Nur ‘Ika Mafula, Kepala TK Dharma Wanita Persatuan mengaku senang dengan kedatangan mahasiswa KKN BBK7 Unair. “Siswa kami ada pengalaman baru belajar dan bermain bersama kakak-kakak dari Unair,” tukasnya. ril/lis

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry