
Acara pembukaan menandai dimulainya kolaborasi edukatif ini antara FIB Untag Surabaya dengan Kelurahan Semolowaru.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh jajaran dosen FIB, mahasiswa yang akan bertindak sebagai pengajar, serta puluhan perwakilan warga Kelurahan Semolowaru yang tampak sangat antusias mengikuti jalannya acara. Program ini dirancang sebagai wadah pemberdayaan masyarakat urban berbasis kemampuan komunikasi internasional.
Dekan FIB Untag Surabaya, Dr. Pariyanto, M.Ed., menekankan pentingnya pemerataan akses kemampuan berbahasa asing di kota besar seperti Surabaya. Dr. Pariyanto mengaku terinspirasi dari kesuksesan Kampung Inggris yang ada di Pare, Kediri. “Kami berharap agar seperti Pare, Surabaya juga mampu memiliki kampung-kampung berbahasa yang aktif, hidup, dan mandiri,” ujar Dr. Pariyanto.
Dr. Pariyanto turut menambahkan bahwa program ini akan dilaksanakan secara bertahap guna memastikan penyerapan materi yang optimal di tengah masyarakat. “Nantinya dosen dan mahasiswa akan mengajarkan bahasa Inggris kepada warga, lalu dilihat bagaimana respon serta perkembangannya. Apabila terbukti meningkat kualitas warga, maka kami akan mulai memperluas program dengan mengajarkan bahasa Jepang sebagai langkah berikutnya,” jelasnya.
Dukungan penuh terhadap program pengabdian ini juga disampaikan oleh pihak rektorat. Wakil Rektor III Untag Surabaya, Dr. Sumiati, M.M., menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata dari pelaksanaan catur dharma universitas.
Sementara itu, pihak Kelurahan Semolowaru menyambut gembira dan siap memfasilitasi seluruh kebutuhan program ini demi kemajuan warganya. Lurah Semolowaru, Kenny Pieter Tupamahu, S.STP., MM., menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian FIB Untag Surabaya.
“Semangat belajar warga harus terus bertambah dengan hadirnya program ini. Semoga nantinya perekonomian warga semakin naik karena adanya kemampuan bahasa asing ini. Di era global, menguasai bahasa asing adalah kunci utama untuk membuka peluang usaha baru, memperluas jaringan UMKM, dan meningkatkan daya saing kerja masyarakat kami,” tutur lurah. ril/lis




































