(ki-ka) Zaheri M Nur selaku Micro and Small Business Group Bank BSIM Kantor Pusat, Andre Martin selaku Branch Manager BSIM Kantor Cabang Mojoketo, Drs. Yoko Priyono selaku Kepala Dinas Koperasi, Budi Susetyo selaku Deputy Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional 4 Wilayah Jawa Timur, Halim Junaidi selaku Regional Manager Wilayah VIII Surabaya BSIM saat seminar di Mojokerto, Rabu (4/12). DUTA/arif

MOJOKERTO l duta.co – Sebagai bentuk kepedulian untuk kemajuan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), PT. Bank Sinarmas Tbk. (BSIM), Kantor Cabang Mojokerto menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan untuk nasabah dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Ballroom Hotel Raden Wijaya, Rabu (4/12).

Sosialisasi ini diadakan dalam rangka ikut menyukseskan program – program pemerintah, berupa inklusi dan literasi keuangan. Diharapkan, nasabah memiliki pemahaman layanan keuangan, khususnya produk-produk keuangan kepada masyarakat.

Peserta sosialisasi dan pelatihan UMKM berasal dari nasabah dan pelaku UMKM di wilayah Mojokerto, serta perkumpulan para peternak ayam broiler.

Acara yang dihadiri oleh Budi Susetyo selaku Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional 4 Wilayah Jawa Timur, Halim Junaidi selaku Regional Manager Wilayah VIII Surabaya BSIM, serta Andre Martin selaku Branch Manager BSIM Kantor Cabang Mojoketo.

Dalam acara itu, menampilkan empat pembicara lainnya yaitu Zaheri M Nur selaku Micro and Small Business Group Bank BSIM Kantor Pusat,

Yoko Priyono selaku Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto serta Haris Ansori dan Hadi Siswanto yang merupakan nasabah loyal Bank Sinarmas sekaligus peternak ayam broiler di Mojosari yang membagikan success storynya.

Andre Martin mengatakan, hingga November 2019, penyaluran kredit UMKM oleh Bank Sinarmas Kantor wilayah VIII Jawa Timur mencapai 417 miliar dengan jumlah nasabah sebanyak 3.479. Sedangkan Kantor Cabang Mojokerto sendiri telah menyalurkan redit UMKM sebesar 102 miliar dengan 481 nasabah, melalui unit kerja di KC Mojokerto, Pahlawan, Mojosari dan KCP Twiji Kimia.

“Saat ini Bank Sinarmas juga mengembangkan produk pembiayaan melalui skema kerjasama dengan pihak ketiga dan pembiayaan program kepada komunitas pedagang, petani dan peternak. Harapannya, melalui kegiatan ini, peserta yang merupakan pelaku UMKM dapat meningkatkan kemampuannya dalam pengelolaan bisnis yang dijalankan” ungkap Zaheri M Nur.

Sebelumnya acara ini juga diadakan di Kota Pekalongan, Palembang dan Padang dan Sukabumi. Selanjutnya, hingga desember 2019, pelatihan ini juga akan diadakan juga di Kota Mataram.

Dengan merangkul para pelaku UMKM, BSIM semakin mengukuhkan komitmennya untuk memperkuat fungsi Bank sebagai lembaga mediasi dan mendukung pemerintah memperluas inklusi keuangan.ari

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry