
MOJOKERTO | duta.co – Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXVI Tahun 2026 Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI mewujudkan kepedulian sosial saat menjalani kunjungan lapangan di Kota Mojokerto, Kamis (25/6/2026). Peserta menyalurkan bantuan 100 liter minyak goreng kepada warga kurang mampu di Kelurahan Gununggedangan, Magersari, Mojokerto.
Bantuan tersebut berasal dari Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Kepemimpinan (Kapus Mapim) Kejaksaan RI, Dr. Teuku Rahman, S.H., M.H., yang membeli 100 pouch minyak goreng kemasan satu liter untuk kemudian diserahkan kepada masyarakat melalui Pemerintah Kelurahan Gununggedangan.
Penyaluran bantuan dilakukan bersamaan dengan kunjungan peserta PKN ke Koperasi Kelurahan Merah Putih yang menjadi salah satu lokasi pembelajaran lapangan. Selain sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, bantuan itu juga menjadi dukungan terhadap pengembangan koperasi di tingkat kelurahan.
Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Kepemimpinan Kejaksaan RI, Dr. Teuku Rahman, mengatakan kepemimpinan tidak hanya diukur dari peningkatan kapasitas birokrasi, tetapi juga dari kepedulian terhadap masyarakat.
Menurutnya, kehadiran peserta PKN di daerah bukan semata untuk mempelajari praktik-praktik pemerintahan yang baik, melainkan juga menjadi kesempatan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Sementara itu, Lurah Gununggedangan, Andika Dewantara, mengapresiasi perhatian yang diberikan peserta PKN Tingkat I LAN RI kepada warganya. Ia memastikan bantuan tersebut akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Kelurahan Gununggedangan. Bantuan ini akan kami salurkan kepada warga yang berhak menerima sesuai amanat yang telah disampaikan,” ujar Andika.
Ia menilai, kunjungan peserta PKN tidak hanya memberikan pengalaman belajar bagi para peserta, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayahnya.
Andika menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, lembaga negara, dan masyarakat menjadi modal penting dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Karena itu, pihaknya menyambut baik berbagai bentuk kerja sama yang berdampak langsung bagi warga.
Kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan lapangan peserta PKN Tingkat I Angkatan LXVI LAN RI di Kota Mojokerto. Selain melakukan observasi dan menyusun policy brief, para peserta juga mempelajari berbagai inovasi pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dikembangkan di Kelurahan Gununggedangan.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu menyusun rekomendasi kebijakan yang tidak hanya didasarkan pada teori dan data, tetapi juga mempertimbangkan kondisi riil yang dihadapi masyarakat. Aksi sosial yang dilakukan menjadi salah satu wujud kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan publik dan kebermanfaatan bagi masyarakat. Rid








































