BUKTI: Barang bukti narkoba jenis sabu yang disita dari tangan Wasito, pensiunan polisi. Duta/Tunggal Teja

SURABAYA | duta.co – Entah apa yang ada dibenak Wasito Basuki (61), warga jalan Kalilom Gg Mawar Surabaya ini. Pensiunan polisi malah hanyut dalam pusaran narkoba. Padahal sebelum pensiun berdinas di propam (profesi dan pengamanan) yang menangani kasus-kasus yang melibatkan polisi aktif. Namun kini, purnawirawan polisi ini harus berurusan dengan polisi.

Wasito disergap Unit Reskrim Polsek Tegalsari Senin (12/2) sekitar pukul 23.00 WIB di depan pos polisi perempatan Simpang Empat Tuwowo (Jalan Kenjeran-Kedung Cowek) Surabaya. Penyergapan itu dilakukan setelah Unit Reskrim Polsek Tegalsari yang mendapat informasi adanya seseorang yang membawa narkoba.

Awalnya Unit Reskrim Polsek Tegalsari tidak mengetahui bahwa targetnya tersebut merupakan pensiunan polisi. Hal itu terungkap ketika saat disergap, Wasito awalnya mengaku sebagai anggota polisi, kemudian mengaku sebagai anggota provos aktif. Namun saat diinterogasi mendalam, Wasito akhirnya mengaku bahwa dirinya sudah pensiun dari kepolisian.

Sebelum ditangkap, Wasito sempat menghindar saat dihadang. Dia bahkan sempat membuang barang bukti  satu poket narkoba jenis sabu. Beruntung, anggota mengetahuinya. Setelah mendapat BB satu poket sabu, motor Wasito akhirnya digeledah. Disana, ditemukan 5 plastik klip kecil kosong. Tidak hanya itu, HP Wasito yang berisi bukti transaksi narkoba juga disita.

Kapolsek Tegalsari Kompol David membenarkan, jika Wasito merupakan pensiunan polisi. Setelah mengetahui itu, pihaknya langsung melakukan kroscek. Ternyata benar, sebelum pensiun, Wasito berdinas sebagai provos di Polrestabes Surabaya. “Saat ini, kasusnya masih kita kembangkan. Yang bersangkutan (Wasito, red) masih kami periksa intensif,” katanya, Selasa (13/2).

Pemeriksaan intensif terhadap Wasito dilakukan untuk membongkar jaringan yang mungkin saja mengendalikan Wasito selama ini. Sebab, Wasito diduga kuat menjadi pengedar sabu. Wasito, menurut informasi, meski dulu berdinas provos, tapi dirinya seringkali terlibat kasus. Baik narkoba maupun judi sebelum akhirnya pensiun dari Kepolisian sekitar 2-3 tahun lalu. tom/gal

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.