Kepala Dinas PU Cipta Karya Jatim Moh Rudy Ermawan.

SURABAYA | duta.co – Tak tanggung-tanggung, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menyiapkan anggaran Rp 38 milliar untuk membangun asrama mahasiswa nusantara. Anggaran ini telah dimasukkan dalam Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUAPPAS) di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020.

Pembangunan asrama mahasiswa nusantara melewati tiga tahun anggaran. tahap perencanaan dilakukan tahun 2020, dilanjutkan pembangunan fisik mulai tahun anggaran 2021. Lahan seluas 1,5 hektar di daerah Siwalankerto, Surabaya. Persisnya di belakang kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur.

“Asrama ini akan dibangun 3 lantai,” ujar Kepala Dinas PU Cipta Karya Jatim Moh Rudy Ermawan, Jumat (20/9/2019).

Asrama ini nantinya mampu menampung 500 mahasiswa. Dengan tahap pertama pembangunan ditargetkan sudah bisa ditempati 240 mahasiswa.

“Setiap kamar diisi empat orang. Nanti Asrama Mahasiswa Nusantara ini juga dilengkapi dengan fasilitas, tempat olahraga, dan ruang serbaguna,” urainya.

Kendati demikian, Rudy mengaku belum mengetahui secara detail nantinya pengelolaan seperti apa. Pastinya, seluruh pembangunan sudah dimulai 2021.

“Seperti apa detai pengelolaan kita belum bisa menjelaskan. Tetapi kemungkinan asrama ini akan berbayar tapi bukan untuk profit oriented,” tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tinur Khofifah Indar Parawansa, mengungkapkan Asrama Mahasiswa Nusantara ini akan mengumpulkan seluruh mahasiswa luar Jawa yang menuntut ilmu di Jatim. Ada kuota untuk masing-masing daerah, misalnya Papua, Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi yang bakal tinggal di asrama tersebut.

Khofifah sendiri berharap dengan keberadaan semua mahasiswa dalam satu atap itu menjadi laboraturium Bhineka Tunggal Ika. Sehingga akulturasi budaya bisa berjalan secara alami. Mereka bisa saling belajar mengenali adat istiadat, pola pikir, dan pola sikap antar daerah.

Dengan begitu, bisa tumbuh rasa persatuan dan kerukunan. “Dalam tanda kutip, asrama mahasiswa nusantara ini akan menjadi laboratorium, dan merepresentasikan Bhinneka Tunggal Ika,” tandasnya. (Zal)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry