Personel gabungan Polisi Militer dan Propam memeriksa tiap ruang karaoke di diskotik Deluxe dan mendapati seorang oknum perwira TNI AL dan anggotanya. DUTA/ANDI MULYA

SURABAYA | duta.co – Operasi gabungan Gaktib (Penegakan dan Ketertiban) yang menyasar tempat hiburan malam di beberapa titik lokasi di Surabaya berhasil mengamankan 8 oknum anggota TNI dan 1 oknum polisi, Jumat (14/9) dini hari.

Dari 9 oknum TNI-Polri yang diamankan langsung digelandang ke markas polisi militer dan Propam Polda Jatim.

“Operasi gabungan kali ini memang menyasar diskotik, cafe, maupun karaoke. Ini sebagai bentuk peran aktif Polisi Militer Lantamal V dalam menjaga situasi kondusif kota Surabaya,” ungkap Danpom Lantamal V Letkol Laut (PM) Joko Tri Suhartono kepada Duta.co.

Danpom Lantamal V Letkol Laut (PM) Joko Tri Suhartono (kaos merah) berdialog dengan salah satu manajer diskotik Deluxe Siola. DUTA/ANDI MULYA

Danpom menjelaskan bahwa kegiatan Operasi Yustisi gabungan ini ditujukan untuk melakukan pencegahan dan penindakan terhadap anggota TNI agar tidak memasuki daerah terlarang seperti yang telah diatur sesuai peraturan Panglima TNI.

“Kami tidak akan mentolerir siapapun oknum TNI khususnya TNI AL yang melanggar peraturan Panglima TNI yang masuk ke daerah terlarang,” tegasnya.

Sementara itu, Kadishartib Mayor Laut (PM) Sugeng Tri Hadiyanto mengatakan, tim gabungan bergerak dari Mako Pom Lantamal V menuju tempat hiburan Deluxe Siola yang berada di lantai 6, Olimpic Jalan Pandegiling, Galaxy Pool & Karaoke, Karaoke Dong Dong Jalan Jarak, dan Diskotik Kantor Jalan Semut Kali dengan menggunakan 1 kendaraan Truk dan 7 kendaraan kecil.

Terpenting Kondusif

Mayor Sugeng menambahkan, untuk penindakan sanksi dari kesatuan masing-masing kita menunggu kabar. Dari paska giat ini berharap kegiatan seperti ini berkelanjutan guna meminimalisir tingkat kejahatan kriminal, serta pelanggaran lain yang dilakukan prajurit khususnya dibawah naungan POM Lantamal V,” terang Mayor Sugeng diakhir razia.

“Penindakan selanjutnya kalau ada dari kesatuan datang mengambil ya kita serahkan kalau memang tidak ada atau besok bahkan lebih beberapa hari ya kita sel(tahan)disini sampai dari kesatuannya mengambil,” pungkasnya.

Terpisah, salah satu Manajer RHU, Koko saat dikonfirmasi mengatakan, kegiatan operasi yustisi yang dilakukan petugas ini adalah langkah positif dalam mengantisipasi oknum TNI maupun Polri yang datang ke tempatnya.

“Sebenarnya sudah berkurang aparat yang datang kesini. Kapan hari juga ada 3 oknum TNI yang terjaring razia disini. Intinya kita saling kerja sama yang penting kondusif, ” singkatnya.

Diketahui, sebelum dilaksanakan apel kesiapan dan kelengkapan sejumlah 60 Personil gabungan yang terdiri dari para personil Polisi Militer Lantamal V 37 personel, Pomdam V Brawijaya 5 personel, Satpom Lanud  Surabaya 5 personel dan Propam Polda Jatim 3 personel yang dipimpin langsung Komandan Polisi Militer Lantamal V Letkol Laut (PM) Joko Tri Suhartono. and

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.