JOMBANG | duta.co  – Persiapan wisuda ke III santri Pondok Pesantren Tahfidz Quran (PPTQ)  Darussalam, Dusun Ngelo, Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno Jombang terus dilakukan. Sejumlah wali santri diajak musyawarah di Musholla PPTQ Babussalam yang diasuh KH Moh Hatta Qodir,  dan Ustad Muchlisin AS, Pengasuh PP Darussalam.

Kiai Moh Hatta, mengatakan, bahwa, si PPTQ santri sudah digulowentah (dididik) dengan baik. “Semoga santri yang sudah hatam dan merencanakan ikut wisuda semoga lancar dan tidak sakit, saya minta bapak bapak ikut mendoakan agar bisa mengikuti wisuda 15 April 2018 nanti,” kata Kiai Hatta Qodir.

Lebih lanjut Kiai Hatta, menjelaskan, bahwa, sukses ini berkat doa dari wali santri. “Kita tahun lalu bisa mengirim 2 santri ke PSQ (Pusat Studi Alquran) Jakarta. Untuk tahun ini hanya berangkat satu santri,” jelas Kiai Hatta.

Ia juga menegaskan, bahwa  PPTQ Darussalam memiliki program 1 tahun hatam. “Satu tahun hatam harus betul betul terwujud di PPTQ Darussalam,” jelasnya.

Seperti tahun lalu, wisuda nanti juga akan dihadir para Hafidz dari KH Abi Murod Al Fir (dari Sulaimaniah Surabaya). Sayyid Hamid bin Syeh Al Habsy (PP Nurul Nurul Qur’an Probolingo). Kiai Ainul Yaqin (PP Hamalatul Qur’an Jogoroto) dan PP Tebuireng.

Terkait sistem pendidikan, PPTQ Darussalam banyak sistem yang berbeda. Bahkan cara menghukum santri pun beda. “Kalau anak bapak terkena hukuman atau sanksi. biasanya didenda, hukumannya denda. Tetapi bukan uang malainkan ngaji,” jelasnya.

Kalau pelanggaran 2x, terangnya, maka dendanya ya dua Juz. Lalu kalau murokobah juga tidak ikut, berarti pelanggarannya 3x, bahkan ada yang dendanya  membaca Alquran  5 Juz dalam 1 hari.

“Khusus salat jamaah, hukumnya sunnah, tetapi di Pondok ini fardu ain (wajib), salat dhuha, tahajjud, juga begitu. Ada sanksinya kalau tidak ikut, karena itu fardhu ain,” katanya lagi.

Sementara Ustadz Muchlisin, AS, selaku pembina I santri, menjelaskan, ada beberapa wisuda pada 15 April 2018 nanti, antara lain, kelompok Binador, Tahfidz dan Wisuda Tasmi’. “Khusus wisuda tasmi’ dengan catatan hafal  30 Juz, lancar dan tuntas dalam sekali duduk,” katanya. (mu)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.