SIDAK : Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko ketika sidak ke tempat nongkrong. (duta.co/dedik ahmad)

MALANG | duta.co – Ekonomi dan kesehatan harus berjalan beriringan. Demikian kata Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko disela operasi gabungan dilakukan Forkopimda Kota Malang Selasa malam (2/6). Rombongan meninjau Matos dan tempat nongkrong anak muda di pasar tawangmangu dan kawasan sudimoro.

Wawali Sofyan Edi mengungkapkan, penerapan protokol kesehatan di tempat nongkrong anak muda masih cenderung longgar. Hal itu nampak dari muda mudi yang nongkrong tanpa menggunakan masker dan tidak menerapkan physical distancing.

“Tadi masih banyak yang tidak menggunakan masker dan duduknya masih belum berjarak. Untuk itu, kedatangan kami kesini untuk mengingatkan” ujar pria yang akrab disapa Bung Edi tersebut.

Beberapa, lanjutnya, yang belum menggunakan masker juga telah kita beri masker sekaligus memberikan sosialisasi pentingnya penggunaan masker dimasa pandemi ini.

Menurut Bung Edi, pertumbuhan perekonomian di Kota Malang harus terus berjalan namun kesehatan masyarakatnya juga sangat penting; sehingga dalam menjalankan usaha harus diperhatikan protokol kesehatan serta menaati aturan dari pemerintah, utamanya saat masa transisi ini.

Jika pelanggaran terus dilakukan di masa transisi ini, pihaknya tidak segan akan memberikan sanksi. “Sanksinya sudah sesuai dengan Perwali,” imbuh dia.

Ia menegaskan, peringatan tersebut dilakukan demi meningkatkan kedisiplinan masyarakat agar peduli terhadap kesehatannya sendiri. “Kami ingin ekonomi rakyat terus berjalan. Tapi, masyarakatnya juga harus sehat,” lanjut pria berkacamata ini. (dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry