SURABAYA – Malam Natal dan tahun baru 2017 menjadi perhatian siriua Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Karenanya, selama Operasi Lilin 2016 Polres menyiagakan 400 personelnya.

Kepala Biro Operasi  (Kabag Ops) Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Kompol Harna  mengatakan semua personel berasal dari beberapa unsur terkait yang selanjutnya akan disiagakan dibeberapa titik pospam dan gereja yang ada wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya .

“Dalam pengaman tersebut kita juga akan bekerja sama dengan TNI dan juga beberapa pihak terkait dalam pelaksanaan Operasi Lilin 2016,” ungkap Kompol Harna, Jumat (16/12).

Menurut Harna dari total 400 personel ini dari berbagai fungsi dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Polsek di jajaran.  “Rinciannya personel disebar di 6 pospam dan 53 gereja sebanyak  275 personil, Dalmas 62 personil dan 34 tim negosiator. Kemidian sisanya 29 personil akan kililing berpatroli,” jelasnya.

Harna mengatakan, guna menjamin rasa aman dan keaman pada malam natal pihaknya akan melakukan penyisiran gereja-gereja. Kalau dulu hanya orang dewa yang akan dilakukan pemeriksaan, dengan banyaknya aksi terorisme yang terjadi  pehaknya tidak mau kecolongan pada malam natal semuanya akan periksa tanpa terkecuali perempuan dan anak-anak.

“Semuanya harus diperiksa tanpa terkecuali, perempuan dan anak-anak kita akan periksa, karena sekaran pala pelaku teror juga melibatkan perempuan dan anak-anak. akan akan siaga dan kita akan jamin keamanan saat masyarakat melakukan ibadah,” terang Harna.

Operasi Lilin 2016 ini akan dilangsung pada tanggal 23 Desember hingga 1 Januari 2017. “Operasi Lilin 2017 kali ini akan mengedepankan masalah teror dan penanganan terhadap aksi teroris pada malam tahun baru,” terang Harna.

Sementara, menurut Harna pola pengamanan tahun baru ini selain melakukan pengaman di perbatasan  pintu masuk jembatan Suramadu guna mengantispasi banyaknya masyarakat luar Surabaya yang akan merayakan malam tahun baru di Surabaya.

“Pada tahun baru, selain nanti akan dilakukan pola buka tutup jembatan Suramadu, kami juga akan melakukan razia besar-besaran sejak H-3 untuk mengantisipasi pemuda yang menggunakan kenalpot brong,” kata Harna

Selain pengaman beberapa obyek vital (Obvit ) seperti tempat-tempat onyek wisata seperti jembatan pelangi. SElain juga akan fokus kepada pengamanan pelabuhan. “Nanti seperti Perak Timur dan Perak Barat dilakukan penyekatan, Kalimas juga. Keseluruh personel ini akan dibagi untuk melakukan meliputi titik terminal, stasiun, pelabuhan, pusat perbelanjaan, selain objek pergantian tahun,” terangnya.

Harna menambahkan, pihaknya juga akan melakukan patroli dan operasi besar-besaran sesuasai perayaan tahun baru yang biasanya dimanfaatkan oleh beberapa orang dan pemuda untuk berpesta minuman keras yang menimbulkan gangguan kantibmas.

Karennaya Harna mengimbau kepada masyarakat turut berpartisipasi dan berperan aktif dalam menanggulangi aksi terorisme dan menciptan keamanan di lingkunganya sendiri. tom/gal

Tinggalkan Balasan