Peserta UNBK di MTsN Tambak Beras, Jombang. (DUTA.CO/ NURUL YAQIN)

JOMBANG | duta.co – Sebanyak 25 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Jombang, hari ini, Selasa (2/5/2017) menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), salah satunya di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Tambak Beras, Jombang. Terkait hal tersebut, pihak sekolah telah melakukan persiapan sedini mungkin agar pelaksanaan UNBK berjalan lancar. Di antaranya persiapan genset dan wifi yang mumpuni.

Bahkan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti aksi pembajakan dari ‘hacker’ tak bertanggung jawab saat UNBK berlangsung, MTsN Tambak Beras juga menerjunkan sejumlah tenaga ahli IT (Information Technology).

Kepala Sekolah MTsN Tambak Beras, Mochamad Syuaib mengatakan, pihak sekolah sejauh ini telah melakukan pembekalan dan pembinaan secara intensif agar seluruh siswa terbiasa masuk di ruang laboratorum komputer dan siap mengikuti UNBK.

“Untuk mengantisipasi listrik padam, kami menyediakan genset. Termaauk wifi juga kami siapkan. Di samping itu kami juga menyiapkan tenaga ahli IT, barang kali ada hacker,”  kata Syuaib, Selasa (2/5/2017).

Di MTsN Tambak Beras, terdapat 1.168 peserta Ujian Nasional. Sebanyak 862 siswa merupakan peserta UNBK dan 400 lebih adalah peserta Ujian Nasional berbasis kertas dan pensil, yang merupakan gabungan dari beberapa sekolah lain.

Sementara, dari  sebanyak 161 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Jombang, hanya 20 sekolah yang hari ini sanggup menggelar UNBK. Di antaranya enam SMP Negeri dan 14 swasta, dan ditambah lima sekolah di bawah naungan Kementerian Agama. Sedangkan sisanya, masih menggelar Ujian Nasional berbasis kertas dan pensil. (rul)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry