PERIKSA PENUMPANG : Personil Terminal Rajeweksi, Dinkes dan Polres memeriksa penumpang diterminal. (reinno pareno/duta).

BOJONEGORO | duta.co – Meningkatkan kewaspadaan terkait penyebaran virus corona, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Ditjen Hubdat Terminal Rajekwesi Type A Bojonegoro, Minggu (15/03/2020) mulai bekerjama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Polres Bojonegoro memeriksa penumpang yang naik turun menggunakan angkutan bis antar daerah.

Selain itu menyemprotkan cairan pembunuh virus penyakit ke segala penjuru di dalam terminal yang memiliki luas hampir empat hektar di Jalan Vetaran Bojonegoro. Termasuk telah disiagakan personil Kemenhub selama 24 jam di halaman, kantor dan ruang kesehatan terminal.

“Insya Allah, sepanjang hari dan waktu personil kami serta petugas kebersihan enam belas orang setiap harinya menjaga kebersihan terminal mulai pagi hingga malam sudah disiapkan hingga di sudut sudut terminal. Ini sebagai standar awal dalam mengatasi corona,” kata Koordinator Satuan Pelayanan Kemenhub Ditjen Hubdat Terminal Type A Rajeweksi Bojonegoro Sentot Sugeng Waluyo

Sedangkan mengenai kegiatan pengecekan penumpang yang melibatkan Dinkes dan Polres Bojonegoro, menurutnya dalam rapat koordinasi sebelumnya Dinkes dan Polres Bojonegoro memutuskan bahwa terminal memerlukan pengecekan penumpang baik yang akan naik angkutan pergi ke luar daerah Bojonegoro maupun penumpang yang datang menggunakan angkutan datang ke Bojonegoro. Untuk meningatkan keamanan terkait antisipasi corona, sehingga diperlukan pengecekan.

Selain itu, Sentot Sugeng Waluyo mengatakan Terminal Rajeweksi memiliki kesiapan yang prima terkait pengecekan kesehatan penumpang. “Secepatnya kami ajukan untuk dokter yang piket di terminal,” terangnya.

Dia mengapresiasi kesiapan personil Dinkes dan Polres Bojonegoro dalam kegiatan pengecekan penumpang yang dilaksanakan pada Minggu (15/03/2020). Kegiatan itu termasuk SOP penanganan dan cara pengecekan. Sehingga tidak membuat panik penumpang dan bahkan penumpang merasa senang.

Dia mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinkes, untuk menyampaikan agar apabila sewaktu waktu ditemui penumpang yang terindikasi gejala corona.

“Kami minta untuk datang ke terminal, tapi kamu juga telah menginstruksikan ke semua personil Kemenhub terminal untuk membawa penumpang yang terindikasi Corona ke RSUD Sosodoro Djatikusuma. Jaraknya juga tidak jauh dari terminal, sekitar satu kilometer,” tambahnya.

Sedangkan jumlah penumpang yang naik angkutan dalam bulan ini, untuk keberangkatan berjumlah 1400 penumpang. Untuk kedatangan berjumlah 1500 penumpang. Terpisah Kapolres Bojonegoro AKBP M. Budi Hendrawan mengatakan pemeriksaan penumpang angkutan juga dilakukan pihaknya bersama Dinkes di Stasiun Bojonegoro.

“Dua tempat secara terus menerus dilakukan untuk mewaspadai corona, baik itu di terminal dan stasiun,” katanya. rno

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry