KANTOR PMI: Kantor PMI Kota Blitar di jalan Ahmad Yani no 09 Blitar. Ratusan kantong darah terkontaminasi berbagai penyakit dimusnahkan dalam kurun waktu setahun terakhir. (duta.co/hendik)

BLITAR | duta.co– Ratusan kantong darah yang terkontaminasi berbagai penyakit dimusnahkan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Blitar dalam kurun waktu setahun terakhir.

Sekretaris Palang merah Indonesia PMI Kabupaten Blitar Bambang Wahyu menjelaskan , sesuai dengan data yang ada selama bulan januari sampai dengan desember 2017 PMI kabupaten blitar telah memusnahkan sebanyak 152 kantong darah reaktif berpenyakit dari para pendonor .

“Selama satu tahun terakhir kami telah memusnahkan kurang lebih sebanyak 152 kantong darah yang Terkontaminasi penyakit berbahaya,” jelas dia ,Sabtu (13/01).

Bambang menuturkan , jumlah itu sekitar 1% dari produksi darah PMI selama satu tahun , pihaknya merinci dari 152 kantong darah itu paling banyak darah dengan penyakit hepatitis B , disusul penyakit kelamin , penyakit hepatitis C dan juga HIV AIDS .

“Ratusan darah yang kita musnahkan paling tinggi karena terkontaminasi penyakit heptitis b ,kemudian penyakit kelamin , disusul Hepatitis C dan HIV AIDS ,” kata dia.

Selain itu menurut nya , darah reaktif itu dimusnahkan bekerjasama dengan pihak ketiga . sedangkan untuk pendonor yang diketahui memilki penyakit mendapat bimbingan dari pihak dinas kesehatan untuk penanganan penyakit yang mereka derita .

“Kita bekerjasama dengan pihak ketiga untuk memusnahkan darah reaktif itu , sedangkan bagi pendonor yang darahnya reaktif langsung kita berikan bimbingan ,” ujarnya .

Bambang menambahkan , dalam seleksi darah pihaknya melakukan screening darah untuk menghindari adanya darah berpenyakit yang diterima pasien .

“Setiap darah yang didonorkan oleh masyarakat kita screening dulu ,ya untuk menghindari adanya darah berpenyakit ,” pungkasnya.(ndi)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.