Muslikha Nourma Rhomadhoni, Dosen Prodi D-IV K3 F-Kes

oleh Muslikha Nourma Rhomadhoni

Dosen Prodi D-IV K3 F-Kes

MUDIK menjadi tradisi tahunan masyarakat indonesia. Biasanya tradisi mudik bersamaan dengan menjelang berakhirnya bulan Ramadan menuju Hari Raya Idul Fitri.

Persiapan mudik ini biasanya telah jauh-jauh hari dilakukan, sehingga menjelang hari keberangkatan mudik mereka sudah siap.

Mudik 2018 ini terlihat tambah  spesial bagi masyarakat, hal ini terlihat pada banyak fasilitas yang disiapkan pemerintah.

Mulai dari fungsional tol dibeberapa daerah, mudik gratis bersama BUMN serta fasilitas kesehatan lainnya. Bahkan layanan BPJS pun memberikan kenyamanan bagi masyarakat yanghendak mudik.

Namun yang perlu diantisipasi saat rumah ditinggal mudik adalah kebakaran.  Hasil analisis data kebakaran dalam sepuluh tahun terakhir ini menunjukkan, kebakaran selalu tinggi dalam musim mudik.

Pada bulan mudik Oktober 2008 tercatat 83 kasus, September 2009 sebanyak 120 kasus (Agustus 97 kasus), September 2010 ada 70 kasus (Agustus 53 kasus), Agustus 2011 ada 141 kasus (Juli 82 kasus), dan Agustus 2012 terdata 112 kasus (115 kasus).

Umumnya penyebab kebakaran di kawasan padat itu karena hubungan pendek arus listrik. Pemakaian alak elektronik yang tidak standar, penyambungan ilegal, serta buruknya kontrol dan pengawasan terhadap pemakaian listrik oleh pemangku kepentingan dan aparat pemprov  (Sumber : Kompas).

Kebakaran rumah dan gedung mengakibatkan kerugian pada korban manusia dan harta benda yang dimiliki. Apalagi jika kebakaran terjadi pada perusahaan, akanmelumpuhkan kegiatan sosial ekonomi penduduk.

Selain itu lebih parah lagi, korban kebakaran meninggal akibat terbakar, sakit, luka dan mengungsi jika kebakaran meluas di area perumahan masyarakat.

Agar tidak terjadi dampak yang lebih besar dan hal yang tidak diinginkan, kejadian kebakaran ini dapat dicegah.

Yang utama adalah hilangkan adanya sumber api, melalui : 1. Cek instalasi listrik, khususnya pada kabel yang terkelupas, misal terkena  air, sebelum meninggalkan rumah.

2. Lakukan penggantian kabel jika ditemukan ada kabel rusak. 3. Cabut seluruh alat elektronik sebelum meninggalkan rumah atau kantor.

4. Jangan sampai meninggalkan sisa makanan agar tidak mengundang tikus  karena tikus berpotensi merusak kabel listrik. 5. Cabut aliran listrik pada peralatan elektronik seperti TV,  AC,  Kipas angin,  Charger HP saat meninggalkan rumah.

6. Jangan lupa lepas regulator pada kompor sebelum meninggalkan rumah untuk menghidari kebocoran gas.

Pastikan sebelum meninggalkan rumah tidak tergesa-gesa dan sudah cek seuruh peralatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran sehingga mudik anda dan keluarga menjadai nyaman dan aman. Selamat mudik, Selamat Merayakan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah. (*)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.