Bambang Wijanarko Setyo, PIC program #WargaPeduliWarga, secara simbolis menyerahkan bantuan paket sembako kepada perwakilan warga dalam kegiatan gerakan sosial #WargaPeduliWarga Jilid 7 di Surabaya, Sabtu (8/11/2025).

SURABAYA | duta.co – Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan banyak keluarga Indonesia, semangat gotong royong dan solidaritas kembali menyala. Lewat gerakan sosial #WargaPeduliWarga Jilid 7, 98 Resolution Network menunjukkan bahwa kepedulian antarwarga masih menjadi denyut nadi kehidupan bangsa sebuah semangat yang kini kembali dikuatkan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Gerakan ini digelar serentak di dua kota, Surabaya dan Semarang, pada sabtu (8/11/2025), dengan total 2.000 paket sembako dibagikan kepada masyarakat rentan dan para driver ojek online (Ojol).

Di Surabaya, kegiatan berlangsung berkat dukungan Bank Negara Indonesia (BNI). Sebanyak 1.000 paket sembako disalurkan kepada 500 warga di wilayah Jemur Wonosari, Gayungan, Wonokromo, Dukuh Pakis, dan Gunungsari, serta 500 driver Ojol dari Komunitas Ojek Nasional (KON) Surabaya.

Sementara di Semarang, pembagian berlangsung di Kantor Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, dengan dukungan Subholding Pelindo Solusi Logistik (SPSL). Sebanyak 1.000 paket sembako juga diserahkan kepada warga dan para driver Ojol setempat.

Bagi para penerima manfaat, kegiatan ini bukan sekadar bantuan sembako, tetapi sentuhan kemanusiaan yang menghidupkan kembali kepercayaan sosial dan rasa saling peduli. Seorang ibu rumah tangga di Jemur Wonosari mengaku terharu saat menerima bantuan tersebut.

“Bantuan ini sangat berarti, apalagi di tengah harga-harga yang naik. Rasanya seperti diingat kembali, bahwa kita tidak sendirian,” ujar Murti, penerima manfaat.

Bambang Wijanarko Setyo, PIC program #WargaPeduliWarga, memberikan sambutan pada kegiatan #WargaPeduliWarga Jilid 7 di Surabaya, Sabtu (8/11/2025).

Agustin, Juru Bicara #WargaPeduliWarga 98 Resolution Network mengatakan, #WargaPeduliWarga ini menjadi simbol nyata kembalinya gotong royong ke jantung kehidupan bangsa, selaras dengan arah kebijakan Presiden Prabowo yang menempatkan kemanusiaan dan solidaritas sebagai fondasi pembangunan.

98 Resolution Network menegaskan bahwa agenda pemerataan kesejahteraan Presiden Prabowo bukan sekadar kebijakan ekonomi, melainkan juga gerakan sosial dan kebudayaan untuk memperkuat daya lenting (resiliensi) masyarakat Indonesia.

“Bangsa yang kuat bukan hanya karena ekonominya tumbuh, tapi karena rakyatnya saling menopang. Itulah semangat yang kini dihidupkan kembali di era Presiden Prabowo,” ujar Agustin.

Sebagaimana diketahui, berbagai program unggulan nasional saat ini sedang diperkuat dan disempurnakan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas. Mulai dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Program Swasembada Pangan, hingga Program Swasembada Energi, semuanya terorkestrasi menuju satu arah: mewujudkan cita-cita kemerdekaan, yaitu kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Melalui program dan gerakan sosial ini, pemerintah mendorong rakyat bukan hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga subjek aktif dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi nasional.

Gerakan #WargaPeduliWarga menjadi cermin harmoni antara kebijakan negara dan semangat warga, di mana kekuatan sosial kepercayaan, kepedulian, dan solidaritas menjadi modal utama pembangunan berkelanjutan.

Kini, dari ruang kebijakan hingga lapangan, terlihat jelas garis linier antara pemerataan ekonomi dan penguatan nilai kemanusiaan. Pemerintah dan rakyat bergerak bersama, membangun kemandirian ekonomi berbasis solidaritas sosial.

“Membangun Indonesia bukan hanya soal anggaran dan infrastruktur. Yang lebih penting adalah menumbuhkan kembali rasa percaya dan semangat tolong-menolong. Dari warga untuk warga, dari rakyat untuk rakyat,” tutur Bambang Wijanarko Setyo, selaku PIC program #WargaPeduliWarga.

Melalui tangan-tangan sederhana warga dan semangat kebersamaan, wajah baru politik kesejahteraan dan kemandirian bangsa mulai terbentuk.

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, nilai-nilai gotong royong, resiliensi, dan solidaritas kembali tumbuh kuat—menjadi denyut yang menghidupkan kembali jantung Indonesia. (gal)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry