KDRT : Korban Lina Ekowati di IGD RSM Ahmad Dahlan (istimewa/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Lina Ekowati (36) warga Jl. Sapto Argo RT. 03 RW. 01 Kelurahan Mrican Kecamatan Mojoroto mengalami luka parah, setelah arit di tangan suaminya, Ari Murdani (39) menggenai leher belakangnya, Rabu (11/9). Luka mengangga selebar 10 cm ini, menjadikan ibu dua anak harus dinaikkan ke meja operasi di RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri.

Berawal teriakan minta tolong, Ari yang sehari-hari bekerja sebagai sopir ekspedisi luar kota ini terlihat bersimbah darah. Dia meminta bantuan tetangga untuk membawa istrinya yang terluka ke rumah sakit. Dari keterangan Kartiyem (67) mertua korban, saat anaknya jengkel karena istrinya minta uang untuk rebonding rambutnya.

Akhrinya diambil sebilah arit dan berencana untuk memangkas habis rambut menantunya ini. “Kemarin suaminya pulang kerja, sudah minta uang alasannya buat beli bedak. Tadi pagi, saat suaminya bangun dia sudah tidak ada. Kemudian pulang minta rambutnya direbonding,” jelasnya saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Tidak Sengaja Menyabit Leher

KDRT : Budi Purnomo menunjukkan lokasi kejadian ((Muhamad Mahbub/duta.co)

Menahan jengkel, apalagi dituturkan Kartiyem jika sebulan lalu, korban ketahuan selingkuh dengan warga Kelurahan Mojoroto Gg IV bernama Erfan. Ari kemudian berniat memotong rambut istrinya saat itu duduk di kursi. Namun karena korban berontak, akhirnya arit menggenai leher belakang dan korban seketika tersungkur.

“Anak saya sebenarnya berusaha sabar, sebulan lalu dia ketahuan selingkuh dnegan Erfan, sudha punya istri dan anak, warga Mojoroto Gg. 4. Terus bila suaminya pergi, Kartiyem sering melihat sekelabatan laki-laki yang masuk ke rumah anaknya karena memang tinggal berhadapan.

“Semua tetangga tahu, dia itu suka keluar rumah tanpa pamit. Dulu sering pakai motornya suami saya. Sekarang ganti pakai motor Vario saya. Jika terpaksa baru pakai motor milik suaminya. Setiap hari tukang kredit itu datang, menagih hutang ke rumahnya. Semua tetangga sudah tahu itu,” imbuhnya.

Ketangkap Basah Selingkuh

KDRT : Kartiyem bersama Budi Purnono, mertua korban dan Pak RW di lokasi kejadian (Muhamad Mahbub/duta.co)

Atas dugaan selingkuh, dibenarkan Ketua RW. 01, Budi Purnomo, bahwa sebulan lalu tertangkap basah. Bahkan sebelum kejadian, suaminya sempat merekam korban sedang berkomunikasi dengan seorang laki-laki. “Namun Mas Ari masih berusaha sabar, kemudian saat minta uang untuk rebonding, dia berniat memotong sendiri rambut istrinya,” jelas Pak RW.

Karena luka cukup parah, dijelaskan Budi Purnomo, korban langsung dinaikkan ke meja operasi. Karena didapat keterangan, otot arteri putus. “Kejadiannya tadi sekitar jam 8 pagi, tadi baru selesai operasi dan sekarang dirawat di Ruang Mekkah 1 nomor 1,” terangnya.

Atas kejadian ini, mengutip keterangan Kapolsek Mojoroto, Kompol Sartana, suami korban langsung diamankan di Mapolres Kediri Kota untuk diminta keterangan. “Karena faktor ketidaksengajaan, kami berharap kasus ini diselesaikan secara damai,” ucap Pakl RW. (bub/nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry