
SURABAYA | duta.co – Wakil Ketua DPRD provinsi Jawa Timur Deni Wicaksono, menggelar reses bersama warga di Balai Desa Mojorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Rabu (11/2/2025) sore.
Kegiatan tersebut dihadiri ratusan warga, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta kader PDI Perjuangan. Dalam forum tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan desa dan infrastruktur penunjang.
Deni, sapaan akrabnya, menegaskan komitmennya untuk menampung dan mengawal seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan reses tersebut.
“Kami sudah menampung aspirasi masyarakat. Ini bagian dari tugas kami sebagai anggota DPRD untuk menampung dan mengawal aspirasi, khususnya di Mojorejo,” ujar Deni.
Salah satu aspirasi yang telah dikawal adalah pembangunan gedung serbaguna yang kini memasuki tahap pembangunan. Menurut Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu, keberadaan gedung tersebut diharapkan mampu menunjang potensi Mojorejo sebagai desa wisata.
“Semoga pemanfaatannya lebih baik, karena Mojorejo ini punya potensi sebagai desa wisata. Kalau ada gedung, bisa untuk berkumpul, koordinasi, dan pengembangan desa wisata bisa lebih maksimal,” jelasnya.
Terkait program dan infrastruktur lainnya, Deni memastikan seluruh usulan masyarakat tetap akan dikawal melalui mekanisme yang ada di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.
“Semua akan kita kawal. Ini bagian dari tugas kami menampung seluruh aspirasi masyarakat di dapil. Nanti akan kami sampaikan ke Pemprov melalui tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). Mereka yang akan memverifikasi mana yang layak direalisasikan dan mana yang masih harus ditunda. Prosesnya ada di TAPD,” terang Deni.
Selain itu, ia juga menyoroti keterbatasan anggaran di tingkat desa maupun kabupaten/kota yang kerap menjadi kendala pembangunan. Karena itu, menurutnya, kehadiran pemerintah provinsi sangat dibutuhkan.
“Kita tampung seluruh usulan program di desa maupun kabupaten/kota, karena anggaran di masing-masing desa sangat terbatas. Maka pemprov harus hadir, dan DPRD provinsi akan mengawal program tersebut,” tegasnya.
Melalui kegiatan reses ini, Deni berharap masyarakat benar-benar dapat merasakan kehadiran wakil rakyat, serta aspirasi yang disampaikan dapat terealisasi demi percepatan pembangunan di desa dan kabupaten yang selama ini belum tersentuh program inti pemerintah provinsi.
“Tadi saya tanya ke masyarakat, dan mereka menyampaikan bahwa baru saya anggota DPRD provinsi yang hadir di Desa Mojorejo. Ini menjadi kritik bagi kita semua agar lebih merata lagi turun ke desa, bersilaturahmi dan menampung aspirasi masyarakat,” tandasnya. (rud)





































