BUTUH SOLUSI PERMANEN: Suasana kesemrawutan dan kemacetan yang biasa terjadi di pasar pakong. (Duta.co/habib)

PAMEKASAN | duta.co – Warga Desa Pakong, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan dan sekitarnya mengeluhkan adanya kesemrawutan dan kemacetan yang terjadi setiap hari pasaran di pasar tersebut. Hari pasaran di pasar pakong sendiri dalam seminggu ada tiga kali, yakni Selasa, Jumat dan Minggu.

Salah seorang warga bernama Umar  mengatakan, setiap pagi terutama saat waktu siswa berangkat sekolah selalu terjadi kemacetan. Kemacetan tersebut, lanjutnya umar, disebabkan karena melubernya para penjual ke bibir jalan raya, tidak tertatanya mobil parkir serta kurang tegasnya petugas penjaga pasar pakong.

“Meski ada petugas satu orang dari Dishub tidaklah efektif dan kurang tegas, hal tersebut dibuktikan dengan adanya kemacetan dan kesemrawutan disekitar pasar pakong semakin hari semakin parah,” kata Umar, Selasa (7/12/2012).

Ditambahkan, setiap kali pasaran dan terjadi kemacetan terpaksa ada guru dan warga turun tangan dengan sukarela membantu mengatur lalin untuk mengurai kemacetan yang terjadi.

“Apabila kejadian ini tidak ada solusi permanen dari pihak terkait maka niscaya kemacetan tiap pasaran akan tambah parah,” tegasnya.

Salah seorang warga yang lain, Asdi mengimbuhkan, kemacetan di pasar pakong sudah terjadi hampir tiap hari termasuk di sore hari karena sudah ada transaksi jual beli ikan laut yang meluber hingga di jalan raya.

“Jangan sampai tega dibiarkan, kalau dibiarkan maka pastinya kemacetan ini akan semakin akut mengingat belum ada tindakan tegas dari pihak-pihak terkait,” paparnya.

Baik Umar dan Asdi berharap agar pihak-pihak terkait mencarikan solusi permanen dan harus ada ketegasan agar tidak menimbulkan bola panas besar yang siap mengelinding dikemudian hari.

Terpisah, Kepala Disperindag Kabupaten Pamekasan Achmad Sjaifuddin mengaku berterimakasih atas informasi yang telah diberikan kepada pihaknya.

“Terimakasih informasinya, selanjutnya kami akan koordinasikan dengan kepala pasar pakong,” pungkasnya.  bib

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry