PILKADA : Sosialisasi Pilkada bersama Anwar Ansori, Komisioner Divisi Tekhnis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Kediri di Balai Desa Kanyoran Kecamatan Semen (Nanang .P Basuki/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Semangat menyukseskan pesta demokrasi akan digelar 9 Desember nanti, terlihat dari undangan yang hadir. Dalam acara sosialisasi digelar Relawan Demokrasi Basis Kebutuhan Khusus, bertempat di Balai Desa Kanyoran Kecamatan Semen, Minggu (22/11). Hadir sebagai narasumber, Anwar Ansori, Komisioner Divisi Tekhnis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Kediri, menjelaskan terkait pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi.

Sebanyak 40 orang, terdiri para orang tua, tokoh masyarakat, tokoh kepemudaan, PKK dan PPS mengikuti sosialisasi terkait pelaksanaan Pilkada. Dalam materinya, Anwar Ansori menginggatkan bahwa saat datang ke TPS untuk memastikan memakai masker, mencuci tangan dengan air bersih dan sabun lalu menjaga jaga jarak.

“Kami harapkan bapak ibu dan semuanya untuk membawa pulpen sendiri, untuk menjaga penularan virus. Kemudian datang sesuai undangan yang telah dijadwalkan, meski pelaksanaan pemunggutan nanti dimulai pukul 7 pagi hingga pukul 1 siang. Bila kemudian hadir tidak sesuai jadwal karena ada keperluan, diharapkan segera datang ke TPS sebelum batas waktu telah ditentukan,” ungkapnya.

Warga berada di kawasan agrowisata terkenal dengan Durian Montong – nya ini, terlihat antusias saat diberi sejumlah pertanyaan berapa calonnya dan kapan tanggal pelaksanaan Pilkada. “Kami harapkan warga di Desa Kanyoran menggunakan hak pilihnya dengan baik dan benar. Bahwa kehadiran kami memberikan pemantapan dan memastikan bahwa TPS aman dan sehat dari wabah,” ucap Anwar Ansori.

Terkait antusias warga dibenarkan Kades Kanyoran, Yitna, yang menyatakan bahwa 99,9% warganya akan hadir di TPS kecuali yang bekerja di luar negeri. “Warga kami akan antusias berbondong – bondong ke TPS. Kami tidak punya rasa kuatir terkait wabah, apalagi hingga hari ini desa kami masih Zero Corona. Sekitar 2.400 warga yang memiliki hak pilih, sementara sekitar 300 warga berada di luar kota dan luar negeri untuk bekerja,” ucap Kades Kanyoran.

Ditambahkan Yitna, bahwa pihakya dibantu lembaga desa, tokoh RT RW dan tokoh masyarakat terus melakukan sosialisasi terkait pelaksanaan Pilkada ini. “Kami terus lakukan sosialisasi dan kami pastikan tidak akan ada money politic, karena warga kami ingin mewujudkan Kediri lebih baik,” jelasnya. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry