BOJONEGORO | duta.co – Sepulang dari menghadiri acara panen raya jagung di Desa Deling, Kecamatan Sekar, Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto, dicegat sejumlah warga setempat dalam perjalanan pulang.

Koordinator aksi penghadangan, Widodo mengungkapkan, aksi yang dilakukan itu guna mengadukan dugaan penyelewengan anggaran pembangunan MCK yang dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Deling. Pasalnya, beberapa diantara pelaksanaan pembangunan tersebut tidak sesuai Rancangan Anggaran Biaya (RAB).

“Contohnya besi dan material yang digunakan di lokasi tidak sesuai RAB,” ungkapnya, Kamis (9/6/2022).

Temuan warga itu, lanjut Widodo, sudah dilaporkan ke Inspektorat dan Kejaksaan Negeri Bojonegoro pada bulan Januari 2022 lalu. Namun sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai persoalan tersebut.

“Hingga sekarang kami belum menerima penjelasan dari Inspektorat maupun Kejaksaan,” lanjut Widodo.

Sejumlah warga tersebut berharap agar Wabup Bojonegoro turut andil dalam mengusut permasalahan yang terjadi di desa yang dipimpin oleh Kades perempuan yang juga sebagai istri seorang anggota legislatif Kabupaten Bojonegoro.

“Kami memohon kepada Pak Wabup untuk mengusut tuntas permasalahan yang telah kami laporkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Mas Wawan, sapaan akrabnya, meminta kepada para warga untuk bersabar dan menghormati proses hukum yang berlaku. Dan meminta kepada warga untuk menambah data guna memperkuat bukti laporan. Serta proaktif menanyakan perkembangan laporannya kepada pihak terkait.

“Saya pasti berpihak kepada masyarakat, tetapi tidak bisa intervensi terhadap perkara yang sudah ditangani oleh penegak hukum, harap bersabar,” tegas Budi Irawanto.

Perlu diketahui, program untuk percepatan ODF di Desa Deling bersumber dari tiga aliran dana, yakni Dana Desa, BKD, serta Hibah Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro. Namun untuk sementara warga hanya menemukan kejanggalan bantuan yang bersumber dari BKD saja. (abr)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry