SURABAYA | duta.co – Masyarakat Aceh penerima bantuan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada warga NU Jawa Timur melalui Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur dan Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jatim yang telah mendukung pembangunan kembali tujuh fasilitas keagamaan yang rusak pasca-banjir bandang pada 26 November 2025.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada warga NU Jawa Timur dan seluruh donatur yang telah mendukung pembangunan fasilitas keagamaan, juga terima kasih kepada LAZISNU Jatim atas bantuan pembangunan kembali balai pengajian kami,” kata penanggung jawab penerima bantuan dari Balai Pengajian Rahma Nizar Aceh Tamiang, Lailawati, dalam keterangan resmi dari Lazisnu PWNU Jatim yang diterima di Surabaya, Jumat.

Pimpinan Balai Pengajian itu berharap bantuan tersebut menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang telah terlibat dalam pembangunan kembali fasilitas pendidikan agama tersebut. “Atas nama pimpinan Balai Pengajian Rahma Nizar, saya mengucapkan terima kasih kepada LAZISNU Jatim. Semoga Allah membalas segala kebaikan bapak-bapak dan ibu-ibu semuanya,” ujarnya.

Data LAZISNU Jatim mencatat tujuh gedung fasilitas keagamaan dan sosial di Tanah Rencong yang dibangun kembali akibat banjir bandang yakni empat bangunan di Kabupaten Aceh Tamiang dan tiga bangunan di Kabupaten Aceh Timur.

Rinciannya, Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qisroh Aceh Tamiang, Balai Pengajian Rahma Nizar Aceh Tamiang, ⁠Balai NU Tengku Ja’far Aceh Tamiang, ⁠⁠Balai NU Pondok Pesantren Tahfidz Al-Musthofa Aceh Tamiang, Balai NU TPQ Baiturrahman Aceh Timur, ⁠⁠Mushala Pondok Pesantren Darussalam Aceh Timur, dan sanitasi Masjid Amal Ikhlas Aceh Timur.

Pada 14-15 Oktober 2026, PWNU Jawa Timur meresmikan bantuan gedung fasilitas keagamaan dan sosial bagi korban terdampak bencana di Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Bantuan dari warga NU di Jawa Timur yang disalurkan melalui LAZISNU Jatim itu diserahkan langsung oleh Wakil Rais PWNU Jatim KH Abdul Matin Djawahir dan Pelaksana Tugas Harian (Plh) Ketua PWNU Jatim KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman yang didampingi Sekretaris LAZISNU Jatim Moch Rofi’i Boenawi dan Bendahara LAZISNU Jatim Tamsil Ainnur Rizal.

Plh Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur, KHM Balya Firjaun Barlaman (Gus Firjaun), mengatakan bantuan yang diresmikan pada momentum Hari Santri 2026 itu diharapkan dapat menunjang kegiatan pendidikan agama bagi masyarakat setempat setelah banjir bandang pada 26 November 2025.

“Alhamdulillah, kini fasilitas tersebut telah berdiri kembali, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal. Mudah-mudahan balai ini bermanfaat, terus dijaga, dan diramaikan dengan kegiatan belajar mengajar, khususnya belajar membaca Al-Qur’an dan pendidikan dasar agama bagi anak-anak,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat Aceh Tamiang dan Aceh Timur untuk bersama-sama menjaga dan merawat bangunan tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Menurutnya, keberlangsungan fungsi balai pengajian membutuhkan kepedulian masyarakat, termasuk memastikan kegiatan pendidikan agama terus berjalan.

Gus Firjaun pun menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah membantu proses pembangunan kembali balai pengajian dan fasilitas keagamaan lainnya. Bantuan ini diharapkan menjadi amal jariyah bagi para donatur yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu masyarakat terdampak bencana.

“Semoga ini menjadi amal jariyah bagi para donatur dan para guru yang telah mengajarkan ilmu kepada anak-anak di kawasan ini,” tuturnya.

Sebelumnya, LAZISNU Jatim juga telah menyalurkan bantuan bentuk lain kepada warga terdampak bencana di dua wilayah tersebut, diantaranya 40 ribu porsi menu buka puasa dan sahur, Al-Qur’an dan peralatan shalat, serta ribuan logistik lainnya. (*/lazisnu)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry