PERESMIAN : Wali Kota Malang Drs H Sutiaji menandatangani peresmian pusat bisnis dan wirausaha Unikama. (duta.co/dedik ahmad)

MALANG | duta.co –Wali Kota Malang resmikan pusat bisnis dan kewirausahaan Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama), Rabu (19/03/2019). Acara yang diawali dengan Seminar Penguatan Peran Inbis dalam Dunia Pendidikan, Dunia Usaha dan Peran Pemerintah di Era Industri 4.0 ini berlangsung di Auditorium Multikultural Unikama.

Kegiatan Seminar dan peresmian ini menghadirkan narasumber Kepala IDX Incubator Jawa Timur, Cita Melisa. Ketua Indonesia Start Up Founder Malang Raya, Arif Budiono dan Kabid Ilmatetta Dinas Perindustrian Kota Malang, Fahmi Fauzan.

“Ayo budaya dan etos keilmuaan kita kuatkan yang sehingga harapannya keilmuaan yang kita kuatkan akan membangun sebuah skill. Karena saat ini yang kita butuhkan bukan hanya wacana,  Scientific yes, tapi lebih dari itu kita dituntut mengimplementasikan sebuah keilmuan menjadi bentuk nyata. Mudahan-mudahan ini menjadi kolaborasi yang bagus,” ujar Pak Aji sapaan akrab Walikota Malang

Wali Kota Malang sebagai Keynote Speaker dalam seminar ini menyampaikan konsep pembangunan pentahelix dalam membangun Kota Malang kedepan.

“Pentahelix ada lima komponen. Pertama kehadiran perguruan tinggi. Karena perguruan tinggi berbasis keilmuan, seluruh produk-produk kebijakan harus berbasis keilmuan,” ujarnya.

Kedua adalah kami Pemerintah dengan DPR, karena kami sebagai regulator. Yang ketiga Masyarakat karena masyarakat menjadi obyek dan subyek dari sebuah kebijakan. Keempat kehadiran pengusaha, embrio dari kita tapi pengusaha bersama-sama mendukung, men-support kegiatan dan kebijakan yang ada di Kota.

“Terkahir media. Apapun yang kita pakai, media mejadi memahamkan masyarakat menjadi lebih tahu. Literasi berkaitan masalah banyak pembangunan harapannya masyarakat tahu dan yang membantu adalah media,” katanya.

Rektor Unikama, Dr Pieter Sahertian menyampaikan bahwa pusat bisnis dan kewirausahaan ini akan menjadi inkubator bisnis untuk mengembangkan jiwa bisnis para mahasiswa di era industri 4.0. “Inkubator bisnis ini akan membina mahasiswa bagaimana cara untuk berbisnis selaras dengan era internet” ujarnya. (hms/dah)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.