UMKM : Pameran Ekonomi Kreatif dan Eksotika Budaya 2019 di Ketos (duta.co/Humas)

KEDIRI | duta.co -Usai membuka pameran UMKM, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar memberikan apresiasi dan menyambut baik digelarnya pameran di lokasi pertokoan modern. Pameran Ekonomi Kreatif dan Eksotika Budaya 2019 didukung Lippo Mall Indonesia ini, diharapkan mampu menggerakkan perekonomian di Kota Kediri dan sekitarnya.

“Besar kontribusi UMKM yang ada di Kota Kediri. Bila dilihat dari GDP dengan industri tembakau pertumbuhan ekonominya sebesar 5,14% sedangkan tanpa industri tembakau sebesar 7,02%. Jadi ini pertumbuhan yang harus kita jaga agar memiliki daya beli,” ujar Abdullah Abu Bakar saat membuka pameran bertempat di Kediri Town Square.

Selain itu, kontribusi UMKM berdampak pada pengangguran terbuka  yang ada di Kota Kediri yang selama ini selalu berada diatas Jawa Timur. Di tahun 2014 angka pengangguran di Kota Kediri sebesar 8% dan sekarang menjadi 3,63%. Menurunnya angka pengangguran terbuka berdampak pula pada penurunan angka kemiskinan menjadi 7,68%.

“Kita dukung UMKM dengan anggaran dan hati. Tentu apabila dinas-dinas dan perbankan merapat dan punya program bagus untuk UMKM, tentunya UMKM bisa jadi sektor yang luar biasa dalam pertumbuhan ekonomi,” jelas wali kota akrab disapa Mas Abu.

Orang nomor satu di Kota Kediri ini mengatakan bahwa dirinya akan terus mendorong UMKM di Kota Kediri untuk ikut pameran tidak hanya di Kota Kediri namun juga ditingkat nasional dan internasional. “Saya minta dinas-dinas terkait untuk menunjukkan pada provinsi bahwa Kota Kediri memiliki produk-produk UMKM yang bagus,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama Mall Director Kediri Town Square Michael L.F. mengatakan event ini merupakan salah satu bagian event yang diselenggarakan Lippo Mall Indonesia. Event ini dilaksanakan untuk terus membantu perkembangan budaya dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Pembukaan pameran ditandai pemukulan kendi oleh wali kota, Mall Director Kediri Town Square dan Kepala OJK Kediri, Bambang Supriyanto. Kegiatan ini, akan berakhir hingga 31 Maret. Menjadikan acara ini menarik, terdapat pameran foto Kediri masa lampau oleh Imam Mubarrok, merupakan kolektor sekaligus aktifis peduli budaya pemilik Kediri’s Photograph Museum. (nng)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.