WBBM : Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi di Kantor PN Kota Kediri (duta.co/humas)

KEDIRI | duta.co -Apresiasi diberikan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat digelar pencanangan zona integritas, diharapkan membawa dampak positif  dan membuat kinerja Pengadilan Negeri (PN) Kota Kediri Kelas 1B. Diharapkan Mas Abu, sapaan wali kota, ke depan menjadi lebih baik, lebih inovatif dan lebih cepat sehingga membawa manfaat untuk seluruh warga Kota Kediri.

Hadir dalam Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), di Ruang sidang Cakra, Pengadilan Negeri Kediri Kelas 1B, Jumat  (04/01/2017). Ketua PN, Imam Khanafi Ridhwan, Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi, Kepala BNN AKBP Bunawar, Kajari Martini .SH, Kepala Lapas Kusmanto Eko Putro dan Kepala Bapas Yuyun Nurliana.

Mas Abu mengungkapkan beberapa tahun ini, dunia mengalami distruption yaitu perubahan besar-besaran yang sangat nyata karena adanya teknologi yang bergerak lebih cepat. Ini yang membuat seluruh jajaran pemerintahan harus berinovasi, seperti yang dilakukan PN Kediri melakukan pencanangan zona integritas.

Harapan Mas Abu ke depan, semua instansi dapat bekerja sesuai tupoksi masing-masing dengan lebih baik, lebih bagus dan bisa mencarikan solusi.

“Ini merupakan hal yang sangat positif sekali apabila kita merespon perubahan jaman dengan zona integritas ini. Pencanangan zona seperti ini bukan lagi kebutuhan karena  atasan kita menyarankan, tapi kita menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” terangnya.

Mas Abu juga mengapresiasi pelayanan satu pintu yang sudah berjalan selama tiga tahun di Pengadilan Negeri Kediri Kelas 1B.

“Dengan pelayanan satu pintu itu juga sangat bagus sekali. Jadi memang lebih bagus masyarakat bertemu nya tidak dengan orang, tapi dengan sistem. Maka kesempatan akan untuk segala macam sudah tidak ada lagi,” pungkas Mas Abu.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Negeri Kediri Kelas 1B Imam Khanafi Ridhwan mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan zona integritas sangat ditentukan oleh kapasitas dan kualitas integritas masing-masing individu.

“Membangun zona integritas adalah mewujudkan aparat yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, kebenaran, bebas dari korupsi, suap, pungli dan gratifikasi. Sehingga terbangun pemerintah atau lembaga yang bersih dan meningkatkan pelayanan publik yang baik dan konsisten,” ujarnya.

Acara dilanjutkan penandatangan komitmen bersama pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi serta wilayah birokrasi bersih dan melayani. Diikuti Wali Kota Kediri, Ketua PN, Kalapas, Kabapas, Kapolres Kediri Kota dan Kepala BNN. (nng)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.