JAKARTA | duta.co – Wakil Perdana Menteri Singapura Teo Chee Hean melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolkam) RI Wiranto. Dalam pertemuan di Kementerian Koordinator Bidang Polhukam di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Teo menyampaikan kekhawatiran negaranya atas aktivitas kelompok teror ISIS di Kota Marawi, Filipina selatan.

“Impact (dampak) di dalam kegiatan ISIS di Marawi (Filipina) itu sampai di Singapura,” ujar Wiranto seusai pertemuan, Jumat (11/8).

Menurut Wiranto, kekhawatiran itu didasari kenyataan bahwa Singapura sempat dijadikan salah satu basis kelompok teror Jemaah Islamiyah (JI). Kelompok itu diketahui sempat hendak menyasar misi-misi diplomatik Singapura di banyak negara dalam rencana aksi teror pada 2001.

“Jemaah Islamiyah itu di Singapura juga ada. Dan ada kaitannya dengan kelompok-kelompok teror lain,” ujar Wiranto.

Wiranto menyampaikan, Singapura mengapresiasi inisiatif Indonesia untuk menyusun sikap bersama mencegah penyebaran ISIS di kawasan Asia Tenggara dan Oseania.

Adapun, sikap yang ditindaklanjuti oleh rencana aksi itu disepakati dalam pertemuan sub regional yang dihadiri enam negara, Indonesia, Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam, Selandia Baru, serta Australia, di Manado, Sulawesi Selatan, pada Juli lalu. Hal itu diharapkan bisa meredam perkembangan ISIS di kawasan.

“Singapura sangat berterima kasih bahwa Indonesia membuka seluas-luasnya informasi mengenai perlawanan terhadap terorisme itu,” ujar Wiranto. viv

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan