
Surabaya | duta.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan penghargaan kepada 18 murid berprestasi tingkat internasional yang tergabung dalam Tim Paduan Suara Shine Harmony Choir saat berkompetisi di Tiongkok.
Para pelajar tersebut merupakan kolaborasi antara Gita Bumi dan Shine Harmony yang berasal dari 13 sekolah di wilayah Surabaya, Sidoarjo, hingga Malang. Mereka sukses tampil memukau pada ajang Champion World Choir Games 2023 serta berhasil meraih prestasi battle round pada ajang Voice of Youth iQIYI TV.
Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim Evy Afianasari.
Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak mengaku sangat terkesan dengan capaian para pelajar tersebut. Menurutnya, kompetisi yang diikuti memiliki tingkat kompleksitas, reputasi, dan persaingan yang sangat tinggi.
“Kita terkesan sekali, bahwa ternyata bisa mencetak prestasi di festival yang menurut saya salah satu yang bergengsi. Bukan hanya bergengsi festivalnya, tapi exposurenya di dunia layar kaca Tiongkok juga cukup luas, bahkan dihadiri banyak bintang di sana, termasuk dari Korea,” ujar Wagub Emil.
Emil menambahkan, keberanian dan kualitas penampilan anak-anak Jatim ini terbukti mampu mengimbangi rasa gugup di ajang internasional. Penampilan langsung para pelajar bahkan dinilai jauh lebih memukau dibandingkan rekaman video.
“Terbayang rasa nervous-nya dengan tingkat kompleksitas dan persaingan yang tinggi, tapi adik-adik kita ini bisa membuktikan. Kita terpukau dengan apa yang ada di rekaman, tapi ternyata lebih memukau lagi penampilan live-nya. Bahkan ada yang menggabungkan unsur sinden di dalam lagunya, dan itu diapresiasi langsung oleh Pak Menteri Kebudayaan,” terangnya.
Melihat besarnya potensi tersebut, Pemprov Jatim menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Disbudpar untuk menginventarisasi seluruh talenta dan prestasi murid-murid Jatim, baik di bidang pendidikan maupun kebudayaan, serta mengordinasikannya ke Puspresnas (Pusat Prestasi Nasional).
“Mungkin ada yang belum masuk (Puspresnas), padahal tingkat kompleksitas dan reputasinya tinggi untuk diikuti. Jadi ini semua akan kita inventarisir,” kata Emil, seraya menambahkan bahwa prestasi ini sempat mendominasi lini masa media sosial dan mendapat perhatian dari publik, termasuk apresiasi dari personel grup idol NCT.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai mengungkapkan, prestasi internasional ini membanggakan bagi Jatim. Ini merupakan hasil dedikasi dan kerja keras para murid-murid Jatim.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi tingginya kepada seluruh tim,” tuturnya. Rid




































