Wafa Indonesia melaksanakan kegiatan Indonesia Mengaji. Kegiatan ini diikuti Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak

SURABAYA I duta.co – Pandemi covid-19 tidak menyurutkan  Wafa Indonesia untuk terus beraktifitas. Lembaga konsultan pendidikan Al Quran yang menciptakan metode baca Quran dengan otak kanan ini menggelar kegiatan Indonesia Mengaji bersama Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, Sabtu (24/4).

Kegiatan yang dilaksanakan secara Hybrid dan diselingi prosesi wisuda guru baca al Quran ini mengambil tema Inspirasi Qur’ani Dimasa Pandemi. Dengan sejumlah pemateri, diantaranya KH. Muhammad Shaleh Drehem yang merupakah mubaligh nasional sekaligus Ketua Ikatan Da’i Indonesia (Ikadi) Jawa Timur.

Shaleh Drehem mengungkapkan tak ada kegiatan yang lebih diridhoi dari membumikan kalam-kalam Allah. Apalagi di bulan suci ramadhan, bulan diturunkannya Al Quran. “Saya kira kegiatan Indonesia Mengaji ini sangat diridhoi Allah, karena membumikan kalam-kalam Allah. Apalagi dilaksanakan di bulan suci ramadhan, bulan diturunkannya Al Quran,” tuturnya.

Sementara itu, pemateri inspiratif yakni Naja Hudia Afifurrohman. Ia adalah alumni Hafiz Indonesia 2019. Naja hafidz di usia  9 tahun. Naja mengisahkan manfaat belajar Al Quran dengan metode otakbkanan yang dikembangkan Wafa Indonesia.

“Belajar membaca Al Quran bersama Wafa Indonesia membuat saya mudah menangkap dan cepat hapal,” ucap Naja.

Moderator tamu, Asaduddin Al Hawari. Ia adalah alumni lembaga Mitra Wafa, hafidz muda yang juga mahasiswa Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir. “Saya berharap semakin banyak orang yang tahu metode Wafa ini, sehingga semakin banyao orang yang bisa membaca Al Quran, bahkan hapal Al Quran,” tandasnya.

Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak atau Mas Emil didaulat menjadi keynote speaker. Dalam forum ini, ia juga memberikan motivasi kepada para peserta dan juga warga Jawa Timur secara umum.

Pemimpin milenial ini juga mengapresiasi Wafa Indonesia yang menciptakan metode baca Quran dengan otak kanan. Praktis membaca Quran menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Menurut Emil, dalam kondisi pandemi ini semua ikhtiar dilakukan oleh Pemprov Jawa Timur. Baik secara lahiriah mau pun batiniah. Emil mengatakan berdoa dan membaca Al Quran adalah usaha batiniah mengetuk pintu langit agar memperoleh berkah Allah swt. Harapannya, bangsa ini termasuk Jawa Tinur bisa segera terbebas dari pandemi dan dijauhkan dari bencana alam.

“Indonesia Mengaji ini kegiatan baik yang dilaksanakan di waktu yang baik pula. Dalam kondisi ini, kita harus bergandengan tangan saling membantu lahir dan batin,” tandasnya. (zi)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry