Pelatih baru dan pemain asing tim voli putri Petrokimia Gresik siap menyapu bersih laga home yang akan digelar (2-4/2) hari ini di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik (ft.duta.co: agus)
GRESIK | duta.co – Di saat membutuhkan poin penuh dalam lanjutan Proliga sisa putaran pertama, Tim Voli Putri Petrokimia Gresik (PG) mengganti nahkoda. Kendati hanya hitungan hari, persiapan pelatih baru berjanji akan membawa anak asuhnya ke performa yang lebih baik.
Hingga seri ketiga putaran pertama, Petrokimia masih mencatat satu kemenangan dari empat laga. Sementara dua laga yang akan dilakoni saat menjadi tuan rumah akan dimaksimalkan. Dengan melawan Bekasi BVN (2/2) dan menghadirkan juara bertahan Jakarta Elektrik PLN (4/2).
“Kami rasa para pemain telah mengikuti instruksi kami dan perkembangan terlihat lebih baik meski belum maksimal. Intinya saya akan membuat perubahan sesuai apa yang dipercayakan kepada kami,” terang Viktor Laiyan pelatih baru tim voli Putri Petrokimia Gresik, Kamis 1/2/2018.
Tim Petrokimia ini, lanjutnya, diperkuat satu pemain asing asal Turki, Yeliz Basa yang sedikit mengerti bahasa Inggris. Namun menurutnya hal itu tidak menjadi masalah, sebab dengan menggunakan bahasa isyarat saja, Yeliz bisa mengikuti program latihan yang diintruksikan pelatih.
Sementara kapten tim putri Petrokimia Gresik, Bunga Mita Sari mengaku bersama rekan-rekannya merasa enjoy. Dengan datangnya pelatih baru dia rasa lebih kompak dan mempermudah koreksi kesalahan para pemain. “Pelatih baru sangat korektif, jadi kesalahan kami yang sebelumnya bisa diperbaiki. Kami jadi bisa kompak,” kata Mita.
Sementara Manager tim voli Putri Petrokimia Sasono Handito lewat ketua panitia pelaksanaan Nanda Kiswanto, saat jumpa pers di wisma Kebomas, mengatakan, kendati tidak berpeluang meraih gelar juara putaran pertama, namun tim Petrokimia wajib menyapu bersih dua laga tersebut. Saat ini Petrokimia berkutat di peringkat keenam.
“Kami selalu berkomitmen untuk selalu konsisten mengikuti helatan ini. Meski belum pernah juara, namun pembinaan dan menelurkan pemain profesional salah satu tujuan kami. Berprestasi tidak hanya mengangkat trofi tertinggi, suatu saat juara pasti di tangan,” pungkas Nanda. (gus/sal)

Tinggalkan Balasan