KEDIRILAGI : Saat oknum Satpol PP Pemkab Kediri mengusir rombongan roadbike di Kawasan SLG (istimewa/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Lalu kebijakan seperti apa diterapkan Pemerintah Kabupaten Kediri atas keberadaan tempat wisata? Kenapa tidak ramah dengan pesepeda? Apakah ada peraturan daerah yang mengatur larangan tersebut?

“Kita tidak mebginjak rumput atau menggangu ketertiban umum atau menggangu lalu lintas? Kita hanya ingin foto bersama dan ini harusnya dilihat dari sisi positif bagian dari promosi destinasi wisata,” ucap Faizal, salah satu roadbikers saat dikonfirmasi duta.co pada Minggu (26/1).

Ternyata larangan ini tidak hanya berlaku bagi tamu hendak berkunjung ke SLG, Ketua Umum Melinda Roadbike Team (MRT) Kediri, Ferdi Iskandar pernah mengalami hal serupa bersama klubnya. “Untung saja kita tidak adu jotos, setelah diusir dengan nada tinggi, kemudian kita melanjutkan perjalanan,” ungkapnya.

Kenapa Satpol PP Kabupaten Kediri Arogan?

KEDIRILAGI : Foto sebelum oknum Satpol PP Pemkab Kediri mengusir rombongan roadbike di Kawasan SLG (istimewa/duta.co)

Namun perlakukan diberikan oknum Satpol PP Pemerintah Kabupaten Kediri ini, jelas diluar batas kemanusiaan. Faizal bersama sejumlah klub roadbike dari Surabaya dan Gresik ini berjumlah 15 orang ini, bukan hanya dibentak. Padahal bukan hanya sekali mereka berkunjung ke SLG, juga mendatang sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Kediri lainnya.

“Ini sudah kebangeten, kami diusir sambil ditunjuk – tunjuk seperti orang yang salah. Saya tanya apakah ada aturan yang melarang, malah tambah emosi kita diusir. Terus mereka itu siapa? Memperlakukan kita seperti itu,” ungkap Faizal menyesalkan kejadian ini. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry