SURABAYA | duta.co – Bisnis syariah terus bertumbuh. Apalagi di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

Tidak mengherankan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) sebagai lembaga pendidikan Islam, ingin terlibat aktif dalam sistem perekonomian dan bisnis syariah itu.

Salah satunya dengan menciptakan wirausahawan muslim bagi para lulusannya.

Wakil Rektor 1 Unusa, Prof Kacung Marijan mengatakan Unusa terus mewujudkan visinya, yakni melahirkan insan berjiwa wirausaha serta berjati diri Islami.

 “Kita mencoba untuk evaluasi untuk mata kuliah kewirausahaan dan bagaimana kita membungkus mata kuliah ini sesuai dengan masing-masing konsentrasi program studi,” katanya.

“Jadi unsur islami bukan hanya pada tulisan visi saja, melainkan dalam praktiknya juga,” tambahnya.

Pemilik Rumah Sakit Ibu dan Anak Kendangsari Surabaya Dr dr Hendra S.R Soeharto SpOG mengatakan dunia bisnis di Indonesia saat ini sangat ramai dengan bumbu-bumbu Islami.

Keterlibatan label halal atau syariah terbukti mampu menarik perhatian konsumen.

“Sekarang ini apa-apa kalau ditambahi dengan unsur halal atau syariah, peminatnya justru semakin bertambah. Saya rasa ini sejalan dengan visi Unusa yang ingin mewujudkan wirausahawan Islami,” tuturnya.

Hendra menambahkan, agama merupakan landasan utama kehidupan, dalam praktiknya tauladan agama mampu memberikan keseimbangan bagi segala lini dan sub bab termasuk berwirausaha.

“Menjadi pebisnis dengan berlandaskan islami bukan hal yang tak mungkin, barang kali itu bisa menjadi pertimbangan bapak ibu kaprodi dalam menentukan kurikulum kewirausahaan, selain dari segi konsentrasi program studi, mengolah bisnis dengan landasan islami juga menarik,” tambahnya. ril/end

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.