Rektor Unusa, Prof Jazidie (kanan) menerima penghargaan dari Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof Suprapto beberapa waktu lalu. DUTA/ist

SURABAYA | duta.co – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII  Jawa Timur menobatkan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik pertama dalam implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Penghargaan tersebut diberikan pada acara Rapat Kerja Pimpinan Perguruan Tinggi dan Anugerah Kampus Unggulan LLDIKTI Wilayah VII   Jawa Timur 2021, beberapa waktu lalu.

Rektor Unusa, Prof Dr Ir Achmad Jazidie, MEng bersyukur terpilih menjadi PTS terbaik dalam implementasi MBKM. Ini kata Prof Jazidie sebagai bonus atas apa yang telah Unusa lakukan selama ini. Prof Jazidie menjelaskan, Unusa selalu berinovasi dan bertransformasi terhadap perkembangan dunia pendidikan, salah satunya penerapan program MBKM.

Info Lebih Lengkap Buka Website Resmi Unusa

“Sebagai salah satu bentuk konkret penerapan MBKM, Unusa telah melakukan kerjasama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Selain itu Unusa sering mendapatkan hibah program MBKM, terbaru adalah hibah program percepatan kompetisi kampus merdeka (PKKM), hibah kerjasama kurikulum dan implementasi (KSKI) MBKM, hingga program studi di Unusa menerapkan program mayor minor,” kata Prof Jazidie.

Prof Jazidie menambahkan program MBKM memiliki delapan Indikator Kinerja Utama (IKU), yaitu lulusan mendapat pekerjaan yang layak, mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus, dosen berkegiatan di luar kampus, praktisi mengajar di dalam kampus, hasil kerja dosen digunakan oleh masyarakat, program studi bekerja sama dengan mitra kelas dunia, kelas yang kolaboratif dan partisipatif , program studi berstandar internasional.

“Unusa terus berupaya untuk selalu memenuhi indikator-indikator yang ada di Program MBKM tersebut,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu pula, Unusa juga memperoleh penghargaan sebagai kampus yang menjalankan pendidikan anti korupsi, anti perundungan dan anti kekerasan seksual. Sebelum publik diramaikan dengan terbitnya Permendikbud No 30 tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di Lingkungan Perguruan Tinggi, Unusa telah membuat aturan jelas dan tegas dengan ditandatangani oleh segenap civitas akademika.

Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof Dr Ir Suprapto, DEA mengatakan sebagai bagian dari fasilitasi peningkatan dan penjaminan mutu, LLDKTI Wilayah VII menyelenggarakan Rapat Kerja Pemimpin (Rakerpim) Perguruan Tinggi dan Anugerah Kampus Unggulan Tahun 2021, dengan tema Fasilitasi Transformasi Perguruan Tinggi.

“Pemberian Anugerah Kampus Unggulan (AKU) bagi perguruan tinggi swasta dilaksanakan setiap tahun bertepatan dengan Rakerpim PT sejak 2009, penghargaan ini dimaksudkan untuk memberikan dorongan dan motivasi bagi perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan kelembagaan dan sumber dayanya” ujarnya.

Prof Suprapto berharap dengan kegiatan ini, kampus bisa terus berinovasi dan bertransformasi dalam bidang peningkatan mutu di perguruan tinggi masing-masing. ril/hms/end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry