Ketarangan foto rmol.co

JAKARTA | duta.co – Untung telat! Ternyata ada massa aksi tandingan yang menamai diri Aliansi Santri Bersatu datang dan berorasi di depan gedung Bawaslu RI, Jumat (10/5/2019). Hanya selang beberapa menit setelah aksi massa mengawal laporan dugaan kecurangan pemilu di gedung yang sama, Bawaslu RI.

Baru saja massa aksi damai yang mengawal laporan dugaan kecurangan ke Bawaslu RI telah membubarkan diri, bahkan sebagian masih di lokasi, namun massa aksi tandingan berdatangan. Padahal, begitu azan asar berkumandang aksi anti kecurangan membubarkan diri.

Puluhan massa aksi itu membawa tulisan ‘Tolak People Power. Aksi massa ini malah disoraki massa aksi damai sebelumnya yang masih berada di sekitar Bawaslu RI. “Bubar, bubar, bubar! Provokator!” Ucap massa aksi damai yang masih berada di sekitar gedung Bawaslu.

Melihat adanya penolakan massa aksi damai terhadap puluhan massa yang baru hadir sebagai Aliansi Santri Bersatu, pihak kepolisian selanjutnya langsung memberikan pengamanan guna menghindari bentrokan terjadi.

Sebelumnya, tampak gelombang massa aksi anti kecurangan terus membesar. Sekitar pukul 13:30 WIB massa yang didominasi berpakaian putih-putih mulai berdatangan dan langsung bergabung ke massa aksi lainnya. Mereka terlihat membawa bendera merah putih dan spanduk dari berbagai macam tulisan”Tugasmu mengayomi, Pak Polisi Pak Polisi jangan ikut kompetisi,” begitu seru massa.

Massa terlihat terus berdatangan memadati depan gedung Bawaslu RI. Selain itu, kondisi lalu lintas lumpuh total yang melintas di depan ratusan massa yang telah hadir.

Di tengah-tengah massa ada belasan emak-emak yang mengaku dari Bogor, Jawa Barat turut hadir di depan Kantor Bawaslu RI, Jakarta Pusat guna mengikuti pengawalan laporan dugaan kecurangan Pemilu 2019, Jumat (10/5). Mereka dengan asyik melantunkan salawat nabi. (rmol)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.