
SURABAYA | duta.co – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya meraih tiga piala dalam Anugerah kampus Unggulan yang digelar Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII beberapa waktu lalu.
Untag Surabaya berhasil menyandang tiga anugerah terbaik dari empat kategori, di antaranya Terbaik I Perguruan Tinggi dengan Implementasi Terbaik Pendidikan Anti Intoleransi, Anti Perundungan, Anti Kekerasan Seksual dan Anti Korupsi.Terbaik I Perguruan Tinggi dengan Kualitas Pelaporan Terbaik; dan Terbaik III Perguruan Tinggi dengan Kerja Sama Terbanyak.
Rektor Untag Surabaya, Prof Mulyanto Nugroho mengapresiasi Anugerah Kampus Unggulan yang telah diberikan kepada Kampus Merah Putih itu. “Prestasi ini adalah anugerah bagi kami di akhir tahun 2022 melengkapi berbagai prestasi-prestasi di sepanjang tahun yang patut disyukuri bersama,” ungkapnya dalam keterangannya, Kamis (8/12/2022).
Selama masa kepemimpinannya, Prof Nugroho telah berhasil membawa Untag Surabaya meraih berbagai prestasi membanggakan yang menjadi motor penggerak bagi seluruh civitas academica untuk tidak hanya fokus meraih tetapi juga mempertahankan prestasi.
“Adanya prestasi ini tentu menjadi motivasi dan cambukan bagi kami untuk terus berinovasi, memberikan terobosan, dan meningkatkan kualitas dengan sinergi antar semua pihak baik Kementerian, LLDIKTI, DUDI, maupun masyarakat,” ujarnya.
Hal ini diwujudkan melalui upaya-upaya konkret pengembangan berkelanjutan antara lain kerja sama, inovasi, sinergi, dan peningkatan mutu kualitas baik pelayanan, fasilitas, maupun pendidikan hingga ke kancah internasional.
“Sustainability itu penting karena tidak bisa hanya berhenti pada aksi heroik saja tetapi bagaimana menerapkan prinsip keberlanjutan dalam pembangunan sehingga Untag Surabaya bisa selalu dipercaya oleh masyarakat,” imbuhnya.
Sebagai kampus tertua di Jawa Timur, Untag Surabaya terus berupaya untuk membuktikan kualitasnya melalui prestasi dan lulusan yang unggul berkarakter bangsa, selaras dengan visi LLDIKTI Wilayah VII dalam mewujudkan World Class University di Jawa Timur.
Kepala LLDIKTI Wilayah VII, Prof Dyah Sawitri mengajak seluruh Perguruan Tinggi untuk terus bersinergi dan berkolaborasi mewujudkan sumber daya manusia (SDM) Unggul bagi Indonesia Maju.
“Saya berharap kepada seluruh Perguruan Tinggi di Wilayah VII untuk terus berkolaborasi dalam meningkatkan output melalui sinergi MBKM, serta selalu menerapkan pendidikan 4 Anti (Anti Intoleransi, Anti Perundungan, Anti Kekerasan Seksual, dan Anti Korupsi) sesuai dengan arahan Kementerian,” sambutnya. ril/end






































