LESTARIKAN BUDAYA : Karyawan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mengenakan baju tradisional setiap Selasa minggu keempat setiap bulannya. DUTA/istimewa

SURABAYA | duta.co –  Di masa new normal, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya kembali  melakukan tradisi yang dilakukan sejak sebelum pandemi Covid-19. Yakni mengenakan baju tradisional di setiap Selasa minggu keempat setiap bulannya.

Seperti yang terlihat, Selasa (23/6/2020) di mana pegawai terutama struktural kampus di Semolowaru itu mengenakan kembali baju-baju tradisional. Yang perempuan mayoritas mengenakan baju kebaya dan yang laki-laki lebih banyak mengenakan atribut baju tradisonal walau tidak selengkap biasanya.

Kabag Humas Untag Surabaya, Karolin Rista mengaku saat ini memang baru memulai untuk kembali melakukan tradisi yang sudah lama tidak dilakukan karena pandemi.

“Secara bertahap kami mulai melakukan. Kalau sebelum pandemi, kita mengenakan baju tradisionalnya lengkap. Ada yang pakai adat Bali, Jawa dan sebagainya,” ujar Olin panggilan akrab Karolin, Selasa (23/6/2020).

Olin memahami, ini adalah tahap awal untuk menyesuaikan dengan kondisi saat ini. “Kami juga tidak menyangka, pegawai Untag masih mau melakukannya,” tambahnya.

Tradisi ini dilakukan, tidak lain untuk melestarikan tradisi yang ada di Indonesia. Karena baju tradisional di Indonesia sangat banyak jumlahnya dan semua harus diperkenalkan. Dengan diperkenalkan, akan timbul rasa cinta untuk menjaganya agar tidak punah dengan adanya modernisasi. end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry