Direktur Unit Usaha YPTA, Irma Hernawanti memperlihatkan website Untag Mart. DUTA/ist

SURABAYA | duta.co – Direktorat Unit Usaha (DUU) Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA)  terus mengembangkan usahanya.

Ini sejalan dengan tujuan YPTA untuk bisa mendapatkan pemasukan di luar uang kuliah mahasiswa namun masih relevan dan tidak bertentangan dengan visi misi YPTA.

Di bawah DUU, ada banyak usaha yang dikembangkan. Mulai kafe, percetakan, kargo hingga yang terbaru toko online.

Toko online yang diberinama Untag Mart ini mulai diperkenalkan beberapa waktu lalu. Direktur Unit Usaha YPTA, Irma Hermawanti mengaku ide membuat Untag Mart ini karena melihat tren toko online saat ini yang sangat booming.

“Jadi saya kok kepikiran untuk membuat itu. Saya konsul ke Direktorat Teknologi Informasi, kemudian meminta untuk dibuatkan web-nya,” kata Irma.

Akhirnya, website Untag Mart dibuat. DUU menyosialisasikannya ke seluruh sivitas akademika. Dan di luar dugaan semua merespon dengan baik kehadiran Untag Mart ini.

“Banyak mahasiswa yang tertarik tidak hanya menjadi konsumen tapi juga tertarik bergabung menjadi penjual. Sampai saat ini sudah banyak mahasiswa Untag yang sudah bergabung,” tukas Irma.

Mahasiswa itu menjual berbagai jenis produk mulai gadget dan asesorisnya hingga fashion. “Kami bersyukur ternyata ini bisa membangkitkan jiwa kewirausahaan mahasiswa. Bisa jadi inkubator bisnis dan mendukung program Kemendikbudristek,” jelas Irma.

Selain menjadi wadah untuk melakukan transaksi jual beli online, Untag Mart memang didirikan sebagai fasilitator bagi mereka yang ingin mengembangkan bisnisnya. Tidak hanya berorientasi terhadap keuntungan semata, namun ada potensi mahasiswa yang memang perlu digali.

”Mahasiswa Untag Surabaya harus menjadi orang hebat dalam bidang bisnis. Saat ini banyak sekali pengangguran akibat pandemi yang belum juga usai. Harapan saya, mahasiswa harus dapat menciptakan lapangan pekerjaan,” imbuh Irma.

Sampai saat ini ada 200 lebih toko atau penjual yang bergabung dengan Untag Mart. “Ke depannya kami ingin menjadi fasilitator untuk UMKM binaan dosen-dosen Untag Surabaya,” tandas Irma.

Tidak hanya itu, diharapkan kehadiran Untag Mart bisa jadi wadah bagi mahasiswa dan dosen untuk melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat. Sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. end

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry