
SIDOARJO | duta.co – Upaya transformasi digital di sektor peternakan terus didorong oleh Universitas Telkom melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di Desa Sari Rogo, Kabupaten Sidoarjo.
Kegiatan ini menghadirkan inovasi Timbangan Kambing Digital Berbasis Internet of Things (IoT) dengan teknologi Radio Frequency Identification (RFID) untuk membantu peternak memantau pertumbuhan ternak secara lebih akurat dan efisien.
Peternakan kambing merupakan salah satu sektor agribisnis potensial di Jawa Timur. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan adanya peningkatan populasi ternak kambing di Kabupaten Sidoarjo dalam beberapa tahun terakhir. Namun, di sisi lain, sebagian besar peternak masih melakukan pencatatan berat badan ternak secara manual, yang rentan terhadap kesalahan, memerlukan tenaga tambahan, serta menyulitkan analisis pertumbuhan ternak secara berkelanjutan.
Melihat kondisi tersebut, tim pengabdian Universitas Telkom yang diketuai oleh Farah Zakiyah Rahmanti, S.ST., M.T., dan beranggotakan beberapa dosen di Universitas Telkom yaitu Mastuty Ayu Ningtyas, Alifiansyah Arrizqy Hidayat, Tita Ayu Rospricilia, dan Berlian Rahmy Lidiawaty menghadirkan solusi berbasis teknologi berupa sistem pemantauan berat badan kambing otomatis.
Sistem ini mengintegrasikan RFID pada setiap ternak dengan timbangan digital berbentuk lorong yang dapat dilewati kambing. Data berat badan ternak secara otomatis tersimpan dalam database dan dapat dipantau melalui dashboard berbasis web.
“Melalui sistem ini, peternak tidak hanya mengetahui berat badan terkini ternaknya, tetapi juga dapat memantau riwayat berat badan, rata-rata kenaikan berat harian atau Average Daily Gain (ADG), hingga data pendukung lain seperti identitas dan riwayat vaksinasi,” jelas Farah.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak hanya berfokus pada penyediaan alat, tetapi juga pada pemberdayaan dan peningkatan literasi digital peternak. Metode yang digunakan meliputi pemberdayaan desa berbasis teknologi, pelatihan penggunaan sistem digital, serta pendampingan berkelanjutan agar peternak mampu mengoperasikan teknologi secara mandiri.
Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 16 Oktober 2025, bertempat di Desa Sari Rogo, Sidoarjo. Rangkaian kegiatan meliputi serah terima alat timbangan kambing digital, instalasi dan deployment sistem, pelatihan penggunaan perangkat, serta pengisian kuesioner kepuasan mitra.
Hasil evaluasi menunjukkan respon yang sangat positif, di mana mitra menyatakan kegiatan ini sesuai dengan kebutuhan, mudah dipahami, dan diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang. Kepala desa dan perwakilan peternak setempat juga terlibat aktif sejak tahap perencanaan hingga pengujian sistem.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan peternakan kambing berbasis teknologi di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya. Ke depan, program ini memiliki potensi keberlanjutan yang kuat. Universitas Telkom bersama masyarakat Desa Sari Rogo berencana menjadikan peternak mitra sebagai role model untuk mengedukasi peternak kambing lainnya.
Inisiatif ini sejalan dengan roadmap Kelompok Keahlian Smart Computing Technology Universitas Telkom dalam membangun pondasi digital dan memberdayakan masyarakat cerdas. Melalui inovasi ini, Universitas Telkom kembali menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam mendukung transformasi digital dan pembangunan masyarakat berbasis teknologi yang berkelanjutan. Imm








































