MALANG | duta.co- Pemprov Jatim mengapresiasi beroperasinya Rumah Sakit (rs) Pendidikan Hewan milik Universitas Brawijaya Malang. “Ke depan kita mendorong UB membuka peluang bagi pengembangan dan riset mengenai hewan dengan bersinergi dengan RS Pendidikan Hewan ini,” Ungkap Abdul Hamid, Assisten III Sekdaprop usai buka  Veterinary Festival digelar Fakultas Ilmu Budaya dan Fakultas Kedokteran Hewan UB, Minggu ( 12/8).

Plt Kepala Dinas Peternakan Jawa Timur ini menyatakan, fasilitas rumah sakit hewan sangat diperlukan sebuah fasilitas seperti rumah sakit hewan. “Model rumah sakit hewan semacam ini akan menjadi rujukan bagi para medis yang menangani hewan,” tandasnya.

Sementara Rektor Universitas Brawijaya, M. Bisri mengungkapkan dasar RS hewan pendidikan menyatakan perlu adanya upaya untuk meningkatkan kebutuhan akan kesehatan hewan.

“Diharapkan dengan adanya RS pendidikan hewan dapat melayani masyarakat yang punya hewan, sehingga perlu memaksimalkan kesehatan hewan,” terangnya.

Untuk itulah pihak UB, sudah menyiapkan para dokter hewan baik itu yang umum maupun spesialis hewan dalam dan luar negeri.

” Kita akan terus berbenah dan terus mengenalkan rumah sakit ini, meskipun sudah satu tahun yang lalu diresmikan namun masih perlu diperkenalkan pada masyarakat melalui event-event kontes hewan semacam ini.” jelasnya.

Disamping itu, pihak UB menyiapkan diri sebagai rumah sakit yang menjadi rujukan penelitian, pemeriksaan terkait dengan virus seperti Antrack, dan penyakit hewan lainnya dengan kelengkapan yang dimilikinya.

“RS pendidikan hewan siap menjadi laboratorium bagi berbagi penyakit hewan baik itu malang maupun tingjkat Jawa Timur dan Nasional,” tandas Rektor UB, M.Bisri ( ais)

 

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan