MELEPAS : Rektor Unisma Prof Dr H Masykuri Bakrie saat melepas mahasiswa yang akan KKN di daerah pelosok kabupaten Malang. (duta.co/dedik ahmad)

MALANG | duta.co- Universitas Islam Malang (Unisma) selalu mengembangkan perkuliahan yang mengacu pada dinamika masa depan. Hal ini ditunjukan dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berbasis penelitian, yang kali ini diikuti 886 mahasiswa. Direncanakan, KKN tidak hanya menyasar daerah pelosok saja, namun sudah diprogramkan ke luar negeri juga.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Rektor Unisma Prof Dr H Masykuri Bakrie MSi, saat melepas hampir 9 ribu mahasiswa KKN  Semester Gasal 2018 / 2019 pada Kamis (31/01) di halaman depan kampus kebanggaan NU ini. Ia menuturkan pula, KKN kali ini  berbasis riset, yang akan mengungkap berbagai potensi yang dimiliki daerah.

“KKN merupakan suatu ladang mengaktualisasi diri dari ilmu yang diperoleh di kampus, yang kemudian diaplikasikan ke masyarakat,” ungkap Prof Masykuri.

Orang nomer satu di Unisma ini juga menuturkan, kampus ini akan selalu mendorong mahasiswanya untuk mengaktualisasi diri. Empat hari lalu Unisma melepas mahasiswa S3 ke Brunai. Dan menghantarkan juga, kurang lebih 31 mahasiswa magang di BUMN untuk mendapat sertifikasi. Maret nanti ada mahasiswa KKN ke berbagai negara seperti Malaysia, Singapura,  dan Thailand. “Ini wujud dari Internasionalisasi yang terus didorong,” tuturnya.

Lebih dari itu, Kedutaan Besar yang telah dikunjungi Unisma di 7 negara, juga telah siap menerima mahasiswa Unisma untuk PKL atau PPL. Sebagai upaya kerjasama yang terus dibangun, kampus ini berusaha meningkatkan kualitas lulusan, dimana Unisma di usia 38, tepatnya 27 Maret nanti akan menghadirkan lebih dari 40 Rektor dari berbagai Universitas luar negeri yang sudah berpartner guna sharing internasionalisasi menyongsong era 4.0.

“Itu semua guna membawa mahasiswa Unisma dalam dinamika positif perkembangan jaman.” imbuh Prof Masykuri.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa (LPPM) Unisma, Dr Ir H Mashuri Mahfudz MS mengatakan, kali ini Unisma mengantarkan mahasiswanya ke kampus masyarakat, yang dari periode ke periode semakin banyak.

“Namun kali ini peserta KKN dalam sejarah Unisma tercatat yang terbanyak, yakni mencapai 886. Fak Hukum, Kedokteran, Admintrasi Pertanian dan Peternakan masing-masing kurang lebih 20 mahasiswa. Sedangkan mahasiswa dari jurusan Tekhnik ada 120 mahasiswa, FKIP 107 mahasiswa, dan yang terbanyak di sumbang FAI 201 mahasiswa, dan FEB dengan 254 mahasiswa,” jelasnya.

Mashuri Mahfudz menyampaikan pula, mahasiswa KKN Unisma kali ini disebar tempatkan di 5 kecamatan, yakni Wajak, Dampit, Ampelgading, Tirtoyudo, dan Gondanglegi. Dengan tema KKN kali ini adalah Desa Wisata.(dah)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.