SAMBUTAN : Rektor Unisma, Prof Dr H Maskuri Bakrie MSi, saat memberikan sambutan di acara santunan warga sekitar kampus yang dhuafa. (duta.co/dedik ahmad)

MALANG | duta.co -Niat suci di bulan suci Ramadhan menjadikan Universitas Islam Malang (Unisma) getol menyambung tali silaturahmi. Terlebih dengan warga masyarakat sekitar kampus kebanggaan Nahdlatul Ulama ini. Warga sekitar diundang menyaksikan kemegahan gedung perkuliahan sembari pulang mendapat santunan.

Jalinan silaturahmi yang hangat dan erat dilakukan oleh Unisma dengan warga NU sekitar kampus. Siapa lagi yang membesarkan Unisma kalau bukan warga Nahdliyin sendiri. Statemen bernada tanya inilah yang disampaikan Rektor Unisma, Prof Dr H Maskuri Bakrie MSi, saat memberikan sambutan di acara Santunan Dhuafa, Jumat (17/05/2019) di gedung Rektorat lantai IV.

“Keberadaan tetangga menjadi semangat tersendiri bagi Unisma untuk menjadi kampus hebat,” ungkapnya.

Rangkaian acara silaturahmi, dan kunjungan langsung warga sekitar di kampus Universitas Islam Malang ini menunjukan bahwa Unisma dekat dengan masyarakat. Dengan mengundang 200 warga sekitar Kelurahan Tlogomas dan Dinoyo yakni warga sekitar kampus kebanggaan warga NU.

“Kami tidak ingin jauh dari umat, ini karena Unisma didirikan oleh cendekiawan Kyai-kyai sepuh NU,” tutur Prof Maskuri.

Rektor yang dikenal inovatif melanjutkan, bahwa peletak dasar berdirinya Unisma merupakan orang-orang yang dekat dengan Alloh. Layak jika prestasi kampus moncer. Dari sejumlah 258 PTNU se Indonesia Unisma yang paling besar. Dan dari 328 perguruan tinggi Islam, kampus ini masuk 5 besar. Di Indonesia sendiri terdapat 4.498 Universitas, Unisma masuk urutan 59.

Torehan prestasi ini tak lain menurut Prof Masykuri lantaran ada lantunan Alquran didalamnya, ada sholawatan juga, dan berbagai amalan ibadah mengundang ridlo Alloh.

“Kami bermimpi menjadi Universitas yang mendunia. Obsesi ini sudah terwujud, dari 15 ribu mahasiswa Unisma, tidak hanya dari seluruh Indonesia, namun juga dari 11 negara mancanegara. dah

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.