Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia  PT Pertamina (Persero) Ignatius Tallulembang (kiri) saat melihat kue buatan Nilu Istighfar Wati, salah satu UMKM binaan Pertamina di kawasan Jambangan Surabaya, Selasa (23/4). DUTA/endang

SURABAYA | duta.co – Peran pemerintah dan swasta sangat penting untuk meningkatkan perekonomian masyarakat terutama para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Salah satunya peran PT Pertamina (Persero) yang bisa memperdayakan perekonomian masyarakat di kawasan Sungai Brantas Jambangan Surabaya.

Karena turun tangan Pertamina khusus Marketing Operation Region (MOR) V, beberapa pelaku UMKM di kawasan itu juga mulai bisa berkembang.

Salah satunya adalah Nilu Istighfar Wati. Nilu adalah pemilik usaha kue kering yang diberinama Mama Cookies.

Usaha kue kering ini digelutinya bertahun-tahun. Namun, hanya usaha kue rumahan yang dijual ke tetangga dekat. Karena diakui Nilu, kerja membuat kue kering sangat memakan waktu. Apalagi waktu itu tidak ada tenaga kerja yang membantunya.

Tiga tahun lalu dibantu Pertamina sebuah oven besar.  Oven tiga susun itu membuat pekerjaan membuat kue kering Nilu menjadi semakin cepat.

“Jadinya saya percaya diri menawarkan ke semua orang. Karena stok tidak khawatir kekurangan kalau ada pesanan banyak,” ujar Nilu usai bertemu  Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia  PT Pertamina (Persero) Ignatius Tallulembang yang meninjau langsung kawasan Jambangan Surabaya, Selasa (23/4).

Usaha yang digeluti Nilu ternyata terus berkembang. Orderan banyak ketika momen Lebaran, Natal dan Tahun Baru. Sehingga Nilu harus memproduksi kue kering sangat banyak.

“Ini orderan sudah mulai masuk untuk lebaran Juni nanti. Saya sudah siapkan 200 lusin kotak kue kering ukuran setengah kilogram,” ungkapnya.

Untuk persiapan momen lebaran ini, Nilu dibantu 10 pekerja. “Biasanya saat momen seperti ini, omset saya bisa mencapai Rp 100 juta. Kalau biasa Rp 50 juta,” tukasnya.

Nilu bukan satu-satunya UMKM binaan Pertamina MOR V. Ada banyak pelaku lainnya yang menjadi binaan perusahaan milik negara itu.

Ignatius Tallulembang mengaku senang Pertamina bisa berkontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.  Jambangan yang dikenal sebagai Kampung Pejabat (Pemberdayaan Ekonomi Jambangan Hebat) ini memang patut diapresiasi.

Dalam jangka waktu satu tahun ternyata memberikan contoh yang bagus untuk pengembangan ekonomi kreatif masyarakat. “Kami salut ini bisa berkembang pesat dan semoga ke depan bisa lebih baik lagi,” ujar Iqnatius di sela acara pemberian CSR Ecoriparian di kawasan Jambangan.

Untuk program kali ini, Pertamina menyerahkan bantuan berupa pembuatan infrastruktur di kampung itu. Karena selain mengembangkan usaha warga, kampung ini juga sedang menggalakkan waisata bantaran kali. Sehingga infrastruktur penting untuk diperbaiki.

Selain itu, Pertamina memperbaiki gazebo, membuat taman bermain serta memberikan bantuan mesin pencacah sampah. “Selain itu kami berikan bantuan pohon kelengkeng dan belimbing. Juga bantuan burung dan sangkarnya,” tukasnya.

Camat Jambangan, Ana Fajriatun mengatakan kawasan Jambangan terutama di stren Sungai Brantas memang konsern untuk dijadikan kawasan wisata air. Gerakan Balik Kanan (Gebrak) dilakukan dia dan warga sekitar untuk bisa mewujudkan impian itu.

“Dengan jadi tempat wisata air, maka ekonomi warga nantinya akan bergerak. Kita ajak semua untuk peduli dan mendukung program ini,” tukasnya. end

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.