Kepala LPPM UMG, Dr Yudhi Arifani, MPd Duta/Humas UMG

GRESIK | duta.co – Tahun 2018, rupanya membawa berkah bagi Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG). Pasalnya pada tahun ini UMG menerima dana hibah sebesar Rp 1,589 miliar dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

“Jumlah dana yang diterima UMG dari DPRM Kemenristekdikti untuk penelitian cukup besar, mencapai lebih dari Rp 1,589 miliar,” jelas Dr Yudhi Arifani, MPd, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UMG.

Yudhi menyebutkan, dana sebesar itu untuk membiayai sebanyak 34  judul proposal. Rinciannya 32 proposan penelitian dan dua proposal untuk kegiatan pengabdian masyarakat. ”Jika dibandingkan tahun lalu, jumlah ini mengalami peningkatan sekitar 100 persen.  Pada 2017 lalu UMG hanya mendapat jatah 16 proposal dengan besaran dana hibah mencapai Rp 650 juta,” pamernya.

Secara keseluruhan, kata dia, sebenarnya ada 62 proposal yang diajukan UMG ke Kemenristekdikti pada 2018 ini. Jumlah itu terdiri dari 51 proposal penelitian dan 11 proposal pengabdian masyarakat. “Namun, yang kemudian disetujui, ada 32 proposal  penelitian dan dua  proposal kegiatan pengabdian masyarakat,” tegasnya.

UMG lanjut Yudhi sangat bersyukur dengan capaian ini, apalagi mengingat UMG merupakan PTS yang bersaing dengan tidak hanya PTS saja melainkan juga PTN dengan dana hibah yang diperebutkan mencapai  Rp 1,3 triliun.

Untuk itulah Yudhi mengingatkan kegiatan penelitian memang menjadi bagian tanggung jawab setiap dosen dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. “Karenanya  dengan adanya dana hibah ini bisa memacu para dosen  giat melakukan penelitian,” ujarnya.

Dan khusus UMG diharapkan dari penelitian akan ada implikasi luaran yang menjadi golnya, yaitu publikasi jurnal Internasional, buku ajar dan kekayaan intelektual. Ini mengingat pemerintah mengamanatkan setiap dosen berkewajiban untuk membuat jurnal ilmiah dan dipublikasikan.  “Targetnya pada 2018 ini mampu menyuplai artikel internasional sebanyak 34 artikel dan HKI sebanyak 34,” harapnya.

Karenanya, LPPM, lanjut Yudi, terus memotivasi para dosen untuk aktif melakukan penelitian dan pengabdian. Dan salah satunya dengan membuat aplikasi berbasis android MyLPPMUMG. Di MyLPPMUMG ini semua hasil penelitian dosen bisa diakses dengan lebih mudah.

“Dengan aplikasi ini akan dapat memonitor luaran penelitian dari para dosen. Cukup hanya melalui mobile phone dan gadget lainnya.Di sini semua dapat dimonitor mulai dari artikel, buku ajar, hingga buku referensi hingga hak cipta. Kini kita sedang memetakan keunggulan dari dosen UMG di berbagai bidang,” tandasnya. hms

Tinggalkan Balasan