AUDITOR: Rektor UMG Prof Dr Ir Setyo Budi MS saat menerima tim auditor SMM ISO 9001:2015 dari NQA Indonesia. Duta/Humas UMG

GRESIK | duta.co – Persaingan Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia yang terus meningkat. Ditambah di era globalisasi yang semakin memberi celah untuk PT asing bersaing, membuat PT di Indonesia dituntut memperbaiki semua aspek agar setidaknya setara bahkan lebih baik dari PT asing.

Perbaikan yang dilakukan, ungkap Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Prof Dr Ir Setyo Budi MS,  tentunya harus sesuai dengan standar internasional. “Jadi PT tidak cukup hanya lolos akreditasi Badan Akreditasi Nasional (BAN) PT saja, melainkan juga lolos auditor eksternal. Seperti yang tengah dilakukan UMG yang hari ini, (Selasa (14/8/2018), red) menerima tim auditor SMM ISO 9001:2015 dari NQA Indonesia.

Prof Budi lantas menguraikan, memperbaiki mutu suatu PT tidak cukup hanya diukur dari hasil prosesnya saja, melainkan tahapan proses itu menjadi sangat penting untuk dijadikan evaluasi dan perbaikan. “Salah satu standar internasional yang mengutamakan penilaian terhadap proses yaitu Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015,” ungkapnya.

Da untuk UMG, ISO 9001:2015 ini sudah kali keempat dilaksanakan, dengan harapan sebagai pengingat batasan dalam kegiatan, selain juga sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan PT. “Karena dengan adanya ISO 9001:2015 ini akan diketahui produktivitas dari sumber daya UMG, sehingga akan berkontribusi menghasilkan lulusan terbaik dengan waktu studi cepat dan nilai yang memuaskan,” jelasnya.

ISO 9001 pada PT sendiri memiliki banyak manfaat. Selain digunakan sebagai senjata untuk bersaing dengan PT asing, ISO 9001 juga menjadi penjamin mutu suatu PT. Hal ini akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat kepada PT bahwa akan memberikan proses layanan yang prima, baik dari segi akademik maupun administrasi.

“Fungsi ISO untuk memastikan prosedur pelayanan yang ada di PT sudah baku sehingga dalam melaksanakan programnya sudah jelas. Pada dasarnya, penerapan ISO di PT untuk menjamin kepuasan mahasiswa, dosen, karyawan, maupun pihak yang terlibat,” urai perwakilan dari NQA Indonesia, M Arfi Maulana .

Karena lanjut Arfi, PT yang ingin mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2015 harus melewati beberapa tahapan yang sudah diatur dalam ketentuan, selain itu ada beberapa syarat yang harus dimiliki PT untuk mendapatkan sertifikasi ISO 9001, antara lain yang bisa diimplementasikan dalam organisasi kampus diantaranya lolos 5C, yakni Comitmen, Competensi, Control Proses, Corrective Action, dan Control Dokumen.

Namun, harap Arfi, jangan jadikan ISO 9001:2015 hanya sebatas pada pesyaratan saja namun diimplementasikan dalam kegiatan sehari-hari . “Karenanya jika nantinya ada temuan-temuan minor misalnya, jangan alegi. Justru temuan-temuan itu merupakan peluang untuk memperbaiki mutu UMG,” tandasnya.  rum