BUKA PUASA : Rektor UM Prof Dr AH Rofi'uddin MPd ditemani Wakil Rektor IV UM Prof Dr Ibrahim Bafadal MPd saat menjelang Buka Bersama. (duta.co/dedik ahmad)

MALANG | duta.co – Pada bulan puasa Ramadan tahun ini, Universitas Malang (UM) mengundang wartawan untuk Buka Bersama (Bukber) serta sekaligus menyingkronkan program insan kreatif. Program yang menuntut 3 ribu mahasiswa UM untuk unjuk karya. Nantinya saluran dari publikasinya segera dikerjasamakan dengan berbagai media.
Sebagai upaya penguatan kerjasama yang sudah terjalin erat, antara mass media dengan UM. Pihak perguruan tinggi ini tidak menampik peran serta dan kontribusi media yang selama ini sudah berperan aktif memberitakan berbagai kegiatan, maupun keunggulan Universitas Malang yang perlu diketahui masyarakat.
“Tanpa peran dari media kami tidak ada apa-apanya,” ungkap
Rektor UM Prof Dr H M Rofiuddin MPd saat menggelar acara Buka Bersama di gedung Graha Rektorat.
Lebih lanjut Prof Rofiuddin mengatakan pula, bahwa UM terus merawat tradisi menjalin silaturahmi semacam ini. Termasuk menggelar acara informal seperti Buka Bersama. Kedepan kerjasama ini akan lebih baik lagi, dimana ada program insan kreatif UM yang akan mempublikasikan segala kreasi dan prestasi mahasiswa.
“Jadi bukan hanya prestasi Scientist saja, yang didorong untuk dikaryakan dipublikasikan, namun semua karya,” ujarnya.
Orang nomor satu di Universitas Negeri Malang ini kemudian menjelaskan mekanismenya. Dalam waktu dekat, Wakil Rektor III akan merancang program publikatif ini agar mengalirkan cita rasa seluruh kegiatan civitas akademika. Mahasiswa diharapkan dapat menelorkan sekaligus mempublikasikan karyanya minimal 1 tahun satu kali.
Hasilnya akan dicantumkan dalam Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang berisi kompetensi maupun kecakapan lulusan tersebut, termasuk karya-karya terbaik wisudawan tersebut.
Prof Rofiuddin mencontohkan, jika mahasiswa hobi tari kemudian menciptakan koreografi tari baru, kemudian diunggah di Youtube, maupun kemudian diseminarkan. Demikian pula yang hobi Tata Boga.
Menciptakan resep baru, yang kemudian dipamerkan di Instagram. Termasuk penulis puisi, dan karya-karya nyata yang lain. Di UM sendiri terdapat 116 prodi yang punya kekhasan tersendiri. Hingga banyak sekali potensi-potensi berita yang ada di kampus ini dapat dipublikasikan semua.
Diakuinya, Perguruan Tinggi saat ini dituntut hasil pendidikannya sambung dengan kebutuhan dunia usaha. Produk pendidikan apa yang bisa dinikmati masyarakat, hal ini yang dipertanyakan. “Melalui SKPI bisa dilihat orang ini bisa apa, atau kapabilitas. Dunia industri tidak tanyakan nilai ijazahmu berapa, tapi yang ditanya, kamu punya kemampuan apa ?” tandas Rektor UM ini. dah
 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry